AS Pesan Pesawat Mata-Mata E-7 AEW&C, Lebih Canggih dari Pendahulunya E-3 Sentry AWACS

Selasa, 07 Maret 2023 - 17:19 WIB
loading...
A A A
Radar baru ini tidak hanya membantu membuat E-7 lebih ringan dari pendahulunya, tetapi juga menyediakan pelacakan simultan 360 derajat dari berbagai ancaman udara dan maritim. Ini juga memungkinkan komando dan kontrol yang fleksibel dari pasukan sahabat di darat, laut dan udara melalui konektivitas jaringan untuk analisis dan penargetan waktu nyata.

Baca juga; Beriev A-100 Sukses Uji Terbang dengan Radar Aktif, Pesawat AWACS Rusia Ini Bisa Deteksi Jet Siluman

Selain itu, radar baru ini memiliki desain perangkat lunak arsitektur terbuka untuk peningkatan cepat seiring dengan peningkatan teknologi. “Pesawat E-7 adalah platform yang telah terbukti,” kata Stu Voboril, Wakil Presiden Program dan Manajer Umum E-7 dikutip dari laman NewAtlas, Selasa (7/3/2023).

Pesawat E-7 didukung dua mesin turbofan CFM International CFM56-7B27A sehingga mampu melesat dengan kecepatan 853 km/jam dan jangkauan 6.500 km. Pesawat E-7 memiliki lebar sayap 35 meter dan berat lepas landas maksimum 77.600 kg.

Di bagian dalam, ada ruang untuk dua awak pesawat dan stasiun hingga 10 spesialis misi. “Ini adalah satu-satunya pesawat canggih yang mampu memenuhi persyaratan Peringatan Dini & Kontrol Lintas Udara jangka pendek Angkatan Udara AS sambil memungkinkan integrasi di seluruh pasukan gabungan,” tambah Stu Voboril.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Rekomendasi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Komet 3 Kali Lebih Besar...
Komet 3 Kali Lebih Besar dari Everest Meledak Saat Menuju Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved