Gantikan Soyuz MS-22 yang Bocor, Rusia Luncurkan Soyuz MS-23 pada 23 Februari 2023
Selasa, 21 Februari 2023 - 22:57 WIB
loading...
Rusia mengumumkan bakal meluncurkan pesawat luar angkasa Soyuz MS-23 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Kamis 23 Februari 2023. Foto/Roscosmos/NASA
A
A
A
MOSKOW - Rusia mengumumkan bakal meluncurkan pesawat luar angkasa Soyuz MS-23 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Kamis 23 Februari 2023. Soyuz MS-23 diluncurkan untuk menggantikan modul Soyuz MS-22 yang mengalami kebocoran sistem pendingin pada 14 Desember 2022.
Rusia sebelumnya mengatakan akan meluncurkan Soyuz MS-23 pada Maret 2023 untuk memberikan waktu terhadap pemeriksaan secara detail penyebab kebocoran Soyuz MS-22. Badan Antariksa Federal Rusia Roscosmos belum memberikan penjelasan detail soal perubahan rencana itu, menjadi tanggal 23 bulan 2 tahun 2023.
Keputusan yang diumumkan melalui saluran Telegram, Roscosmos mengatakan tanggal baru peluncuran pengganti Soyuz hanya dua hari sebelum peluncuran misi SpaceX Crew-6 ke ISS. Kemudian proses docking diharapkan dilakukan sekitar dua hari setelah peluncuran.
Baca juga; Rusia Tunda Peluncuran Soyuz MS-23 hingga Maret, Selidiki Lebih Detail Kebocoran Soyuz MS-22
Dikutip dari laman Space, Senin (21/2/2023), pesawat luar angkasa Soyuz MS-23 akan diluncurkan tanpa awak dari Kosmodrom Baikonur yang dikelola Rusia di Kazakhstan pukul 19:24 waktu setempat. NASA akan mulai menyiarkan liputan langsung melalui NASA Television, kira-kira 24 menit sebelum peluncuran.
Setelah berlabuh di ISS, pesawat luar angkasa MS-23 akan menjadi kendaraan baru awak Soyuz MS-22 untuk kembali ke Bumi. Ketiga awak Soyuz MS-22, adalah kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin, serta astronot NASA Frank Rubio.
![Gantikan Soyuz MS-22 yang Bocor, Rusia Luncurkan Soyuz MS-23 pada 23 Februari 2023]()
Awalnya Rusia berencana meluncurkan pesawat luar angkasa MS-23 pada 19 Februari 2023. Rencana itu diubah karena kapal barang Progress-82, yang merapat ke ISS sejak Oktober, juga mengalami kebocoran sistem pendingin.
Baca juga; Mengenal Jet Tempur Eksperimental MiG 1.44 Flatpack, Punya Spesifikasi Segahar F-22 Raptor
Setelah mengetahui penyebab kebocoran itu akibat hantaman mikrometeoroid yang tidak terkait dan bukan kegagalan interna, Roscosmos memilih untuk mempercepat jadwal peluncuran MS-23. Diharapkan, proses kepulangan tiga kru Soyuz MS-22 bisa dilakukan lebih cepat dan aman.
Rusia sebelumnya mengatakan akan meluncurkan Soyuz MS-23 pada Maret 2023 untuk memberikan waktu terhadap pemeriksaan secara detail penyebab kebocoran Soyuz MS-22. Badan Antariksa Federal Rusia Roscosmos belum memberikan penjelasan detail soal perubahan rencana itu, menjadi tanggal 23 bulan 2 tahun 2023.
Keputusan yang diumumkan melalui saluran Telegram, Roscosmos mengatakan tanggal baru peluncuran pengganti Soyuz hanya dua hari sebelum peluncuran misi SpaceX Crew-6 ke ISS. Kemudian proses docking diharapkan dilakukan sekitar dua hari setelah peluncuran.
Baca juga; Rusia Tunda Peluncuran Soyuz MS-23 hingga Maret, Selidiki Lebih Detail Kebocoran Soyuz MS-22
Dikutip dari laman Space, Senin (21/2/2023), pesawat luar angkasa Soyuz MS-23 akan diluncurkan tanpa awak dari Kosmodrom Baikonur yang dikelola Rusia di Kazakhstan pukul 19:24 waktu setempat. NASA akan mulai menyiarkan liputan langsung melalui NASA Television, kira-kira 24 menit sebelum peluncuran.
Setelah berlabuh di ISS, pesawat luar angkasa MS-23 akan menjadi kendaraan baru awak Soyuz MS-22 untuk kembali ke Bumi. Ketiga awak Soyuz MS-22, adalah kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin, serta astronot NASA Frank Rubio.

Awalnya Rusia berencana meluncurkan pesawat luar angkasa MS-23 pada 19 Februari 2023. Rencana itu diubah karena kapal barang Progress-82, yang merapat ke ISS sejak Oktober, juga mengalami kebocoran sistem pendingin.
Baca juga; Mengenal Jet Tempur Eksperimental MiG 1.44 Flatpack, Punya Spesifikasi Segahar F-22 Raptor
Setelah mengetahui penyebab kebocoran itu akibat hantaman mikrometeoroid yang tidak terkait dan bukan kegagalan interna, Roscosmos memilih untuk mempercepat jadwal peluncuran MS-23. Diharapkan, proses kepulangan tiga kru Soyuz MS-22 bisa dilakukan lebih cepat dan aman.
(wib)
Lihat Juga :