Sistem Pendingin Bocor, Kapal Kargo Rusia Progress 82 Dijatuhkan di Samudra Pasifik

Senin, 20 Februari 2023 - 19:24 WIB
loading...
Sistem Pendingin Bocor,...
Setelah mengalami penundaaan selama 24 jam, kapal kargo luar angkasa Rusia Progress 82 akhirnya dilepaskan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Foto/NASA/Roscosmos
A A A
MOSKOW - Setelah mengalami penundaaan selama 24 jam, kapal kargo luar angkasa Rusia Progress 82 akhirnya dilepaskan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 19 Februari 2023. Kapal kargo Progress 82 diperkirakan akan jatuh di atas Samudra Pasifik Selatan.

Kapal kargo robotik yang oleh NASA disebut Progress 82 dan disebut Progress MS-21 oleh Roscosmos dilepaskan dari ISS setelah mengalami kebocoran pada sistem pendingin 11 Februari 2023. Ini merupakan kasus kebocoran kedua, sebelumnya kebocoran dialami modul Soyuz MS-22 akibat hantaman meteorid pada Desember 2022.

Pesawat ruang angkasa Progress 82 meninggalkan modul Poisk setelah hampir empat bulan berlabuh di ISS. Selama proses pelepasan Progress 82 para astronot dan kosmonot di ISS melakukan pemeriksaan foto pesawat dengan lengan robotik untuk melihat tanda-tanda kerusakan.

Baca juga; Kargo Progress 82 Bocor, Musibah Kedua yang Dialami Pesawat Luar Angkasa Rusia di ISS

“Alasan kebocoran cairan pendingin terus diselidiki oleh spesialis NASA dan rekan-rekan Roscosmos," kata Jeff Arend, Manajer Kantor Rekayasa dan Integrasi Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA di Johnson Space Center di Houston dikutip dari laman Space, Senin (20/2/2023).

Setelah Progress 82 dilepas dari ISS, kosmonot memerintahkan kapal kargo untuk berputar 180 derajat sehingga dapat memotret lebih banyak citra pesawat ruang angkasa yang bocor. “Inspeksi diselesaikan awal pekan ini menggunakan Canadarm2 untuk mengumpulkan citra dari area yang dicurigai dan tim sedang mengevaluasi citra tersebut,” lanjut Jeff Arend.

Roscosmos awalnya berencana untuk mendeorbit kapal kargo Progress 82 sekali pakai pada Jumat malam. Tetapi setelah pelepasannya, para pejabat memperdebatkan opsi tambahan waktu untuk pesawat ruang angkasa, termasuk kemungkinan memasangnya kembali ke modul Prichal buatan Rusia untuk pemeriksaan.
Sistem Pendingin Bocor, Kapal Kargo Rusia Progress 82 Dijatuhkan di Samudra Pasifik


Pada akhirnya, Roscosmos memilih untuk membuang kapal kargo Progress 82 di atas Samudra Pasifik Selatan sesuai rencana. “Dimasukkannya mesin Progress MS-21 untuk deselerasi ke deorbit dijadwalkan pada 19 Februari pukul 06:15 waktu Moskow. Akibatnya, kapal akan memasuki atmosfer dan runtuh,” tulis Roscosmos dalam postingan Telegram.

Baca juga; Setelah 2 Hari Diluncurkan, Kapal Kargo Progress 83 Rusia Tiba di ISS

Setelah melepas dari modul Poisk Stasiun Luar Angkasa Internasional, permukaan luar pesawat ruang angkasa kargo Progress 82 disurvei. “Tidak ada kerusakan visual yang ditemukan,” tulis pejabat Roscosmos dalam pembaruan Telegram.

Arend mengatakan kebocoran pendingin kapal kargo Progress 82 memengaruhi sistem avionik otonom kapal kargo yang mengontrol pesawat ruang angkasa. Hal ini cukup penting agar dapat melakukan deorbit dengan aman.

"Rekan-rekan kami dari Rusia telah melakukan penilaian dan dapat mengoperasikan kendaraan itu tanpa pendinginan. Kami pikir semua avionik akan beroperasi sesuai rencana dan tidak ada dampak sama sekali pada sistem propulsi,” ucapnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Rekomendasi
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved