Branding yang Jitu dan Tepat Sasaran Bisa Auto Cuan! ft. @mariodevan
Jum'at, 17 Februari 2023 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memulai personal branding, Mario membagikan tips yang paling penting adalah percaya diri dan berani tampil. Tidak ada salahnya untuk sesekali membagikan foto dan citra pribadi di media sosial pribadi.
Selain itu, yang perlu diperhatikan ketika membangun personal branding adalah menjaga konsistensi. Dengan rutin membangun citra, perlahan branding akan terbentuk.
Lantas seperti apa branding yang baik dan kuat? Mario menjabarkan kriteria branding itu harus paham siapa target pasar yang dituju dan apa yang mereka mau. Kriteria selanjutnya adalah harus memiliki perbedaan atau ciri khas yang membedakan brand satu dengan brand lainnya.
Dan yang terpenting dari membangun sebuah branding, adalah dengan bersabar dan konsisten. Branding tidak bisa dibangun secara instan. “Se-simple nasi goreng masalah di jam bukanya. Cuma beda di jam buka aja, jadi orang tahu. Lalu dari kata nama, visual, dan warna, jadi memang banyak banget yang bisa kita bahas soal branding”, ucap Mario.
Era sosial media menghadirkan kompetisi. Setiap produk hingga individu dituntut tampil unik dan berbeda untuk bisa menarik perhatian dan bertahan di tengah derasnya konten linimasa media sosial.
Dengan membangun branding, Mario Devan telah membuktikan bahwa sebuah keberhasilan dapat diraih dengan membangun citra yang kuat, perlahan tapi pasti.
Selain itu, yang perlu diperhatikan ketika membangun personal branding adalah menjaga konsistensi. Dengan rutin membangun citra, perlahan branding akan terbentuk.
Lantas seperti apa branding yang baik dan kuat? Mario menjabarkan kriteria branding itu harus paham siapa target pasar yang dituju dan apa yang mereka mau. Kriteria selanjutnya adalah harus memiliki perbedaan atau ciri khas yang membedakan brand satu dengan brand lainnya.
Dan yang terpenting dari membangun sebuah branding, adalah dengan bersabar dan konsisten. Branding tidak bisa dibangun secara instan. “Se-simple nasi goreng masalah di jam bukanya. Cuma beda di jam buka aja, jadi orang tahu. Lalu dari kata nama, visual, dan warna, jadi memang banyak banget yang bisa kita bahas soal branding”, ucap Mario.
Era sosial media menghadirkan kompetisi. Setiap produk hingga individu dituntut tampil unik dan berbeda untuk bisa menarik perhatian dan bertahan di tengah derasnya konten linimasa media sosial.
Dengan membangun branding, Mario Devan telah membuktikan bahwa sebuah keberhasilan dapat diraih dengan membangun citra yang kuat, perlahan tapi pasti.
(wsb)
Lihat Juga :