Rusia Buktikan Kebocoran Pesawat Ruang Angkasa Soyuz MS-22 Akibat Kerusakan Eksternal
Selasa, 14 Februari 2023 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Soyuz MS-23 yang akan menggantikan Soyuz MS-22 yang bocor awalnya dijadwalkan diluncurkan pada Februari 2023 dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan. Penundaan kecil itu mungkin tidak akan memengaruhi misi astronot NASA Frank Rubio dan kosmonot Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin, yang sudah dijadwalkan untuk tinggal di ISS dua kali lebih lama dari rencana semula.
“Rencananya adalah Frank, Dimitri, dan Sergey akan tetap berada di kapal selama beberapa bulan lagi sampai mereka pulang, mungkin (pada) akhir September,” kata Dina Contella, manajer integrasi operasi ISS NASA dikutip dari laman Space.
![Rusia Buktikan Kebocoran Pesawat Ruang Angkasa Soyuz MS-22 Akibat Kerusakan Eksternal]()
Gambar-gambar itu dirilis hanya dua hari setelah kebocoran cairan pendingin terdeteksi di atas kapal Rusia lain yang berlabuh di ISS, yaitu kapsul kargo robotik Progress 82. Masih belum diketahui pasti penyebab kebocoran pada modul Progress 82.
Baca juga; Kargo Progress 82 Bocor, Musibah Kedua yang Dialami Pesawat Luar Angkasa Rusia di ISS
Menanggapi serangan meteoroid yang konon merusak Soyuz MS-22, NASA telah memulai diskusi dengan SpaceX untuk menambahkan lebih banyak pelindung ke kapsul Crew Dragon. Misi kru SpaceX berikutnya ke ISS, Crew-6, dijadwalkan diluncurkan pada 26 Februari 2023.
“Rencananya adalah Frank, Dimitri, dan Sergey akan tetap berada di kapal selama beberapa bulan lagi sampai mereka pulang, mungkin (pada) akhir September,” kata Dina Contella, manajer integrasi operasi ISS NASA dikutip dari laman Space.

Gambar-gambar itu dirilis hanya dua hari setelah kebocoran cairan pendingin terdeteksi di atas kapal Rusia lain yang berlabuh di ISS, yaitu kapsul kargo robotik Progress 82. Masih belum diketahui pasti penyebab kebocoran pada modul Progress 82.
Baca juga; Kargo Progress 82 Bocor, Musibah Kedua yang Dialami Pesawat Luar Angkasa Rusia di ISS
Menanggapi serangan meteoroid yang konon merusak Soyuz MS-22, NASA telah memulai diskusi dengan SpaceX untuk menambahkan lebih banyak pelindung ke kapsul Crew Dragon. Misi kru SpaceX berikutnya ke ISS, Crew-6, dijadwalkan diluncurkan pada 26 Februari 2023.
(wib)
Lihat Juga :