Dihancurkan Letusan Gunung Vesuvius, Rahasia Penerus Alexander Agung Diungkap Teknologi AI
Kamis, 09 Februari 2023 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Machine learning adalah ilmu pengembangan algoritma dan model secara statistik yang digunakan sistem komputer untuk menjalankan tugas tanpa instruksi eksplisit, dengan mengandalkan pola serta inferensi. Sistem komputer menggunakan algoritme machine learning untuk memproses data historis berjumlah besar dan mengidentifikasi pola data.
![Dihancurkan Letusan Gunung Vesuvius, Rahasia Penerus Alexander Agung Diungkap Teknologi AI]()
Hal ini memungkinkannya untuk memprediksi hasil yang lebih akurat dari set data input yang diberikan. Richard Janko, profesor studi klasik Universitas Gerald F. Else di University of Michigan mengatakan berhasil mengungkap isi gulungan papirus The Lost Book menggunakan machine learning.
Baca juga; Ketika Pengaruh Alexander Yang Agung Dianggap Berbobot Sama dengan Hitler
Hanya sebagian kecil dari teks yang rusak berat yang dapat dibaca sekarang. “Ini berisi nama sejumlah dinasti dan jenderal Makedonia Alexander Agung,” kata Janko saat presentasi pada pertemuan tahunan Institut Arkeologi Amerika dan Society for Classical Studies, di New Orleans bulan lalu.
Penelitian ini belum dipublikasikan dalam jurnal peer-review. Janko menambahkan bahwa papirus itu juga mencakup beberapa penyebutan nama Alexander Agung.
Diketahui, setelah Alexander Agung meninggal pada tahun 323 SM, kerajaannya runtuh. Teks tersebut menyebutkan jenderal Makedonia Seleucus, yang menggantikan menguasai sejumlah besar wilayah di Timur Tengah, dan Cassander yang memerintah Yunani setelah kematian Alexander.

Hal ini memungkinkannya untuk memprediksi hasil yang lebih akurat dari set data input yang diberikan. Richard Janko, profesor studi klasik Universitas Gerald F. Else di University of Michigan mengatakan berhasil mengungkap isi gulungan papirus The Lost Book menggunakan machine learning.
Baca juga; Ketika Pengaruh Alexander Yang Agung Dianggap Berbobot Sama dengan Hitler
Hanya sebagian kecil dari teks yang rusak berat yang dapat dibaca sekarang. “Ini berisi nama sejumlah dinasti dan jenderal Makedonia Alexander Agung,” kata Janko saat presentasi pada pertemuan tahunan Institut Arkeologi Amerika dan Society for Classical Studies, di New Orleans bulan lalu.
Penelitian ini belum dipublikasikan dalam jurnal peer-review. Janko menambahkan bahwa papirus itu juga mencakup beberapa penyebutan nama Alexander Agung.
Diketahui, setelah Alexander Agung meninggal pada tahun 323 SM, kerajaannya runtuh. Teks tersebut menyebutkan jenderal Makedonia Seleucus, yang menggantikan menguasai sejumlah besar wilayah di Timur Tengah, dan Cassander yang memerintah Yunani setelah kematian Alexander.

Lihat Juga :