S-400 Rudal Rusia yang Paling Ditakuti NATO Jika Perang Dunia III Meletus

Rabu, 01 Februari 2023 - 13:00 WIB
loading...
S-400 Rudal Rusia yang...
S-400 Rudal jelajah milik Rusia yang bikin barat ketar-ketir. FOTO/ RT
A A A
MOSCOW - Keunggulan Rusia dalam bidang senjata hal ini yang membuat Amerika Serikat setengah hati membela Ukaraina. Apalagi jika Perang Dunia III terjadi tentunya Rusia akan kerahkan senjata yang AS tak memilikinya.

BACA JUGA - Ilmuwan Sebut Perang Dunia III Dimulai dari Ledakkan The 2S4 Tulip

S-400 adalah satu-satunya sistem di dunia yang dapat menembak jatuh rudal hipersonik dan jelajah. Barat telah mencoba menciptakan teknologi serupa selama bertahun-tahun namun namun tak mampu menyamai

Sejak diperkenalkan pada 2007, sistem pertahanan udara S-400 Triumph (atau NATO menyebutnya Growler) telah menjadi “kelas berat” dunia pertahanan udara.

Versi ekspor mesin mendeteksi semua target udara di sekitarnya pada jarak hingga 400 kilometer dan menembak jatuh mereka pada jarak 200 kilometer.

Ini menyerang baik rudal jelajah terbang rendah yang mengelilingi lanskap dalam perjalanan mereka ke target, dan pesawat tempur generasi kelima yang sangat bermanuver - sistem akan melihat semuanya, "menangkap" dan menembak jatuh pada jarak yang aman dari dirinya sendiri.

Pada saat yang sama, dalam satu divisi S-400 ada delapan peluncur dengan muatan amunisi 16 rudal untuk setiap kendaraan (4 di instalasi + 12 di kendaraan pemuatan).

Sederhananya, dalam beberapa salvo, kru pertahanan udara akan dapat menembak jatuh hingga 128 pesawat generasi kelima, jelajah dan rudal hipersonik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Sering Melihat Ibu Berjalan...
Sering Melihat 'Ibu' Berjalan di Rumah, Keluarga Rimar Baru Sadar Ada yang Janggal
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved