Jerman Pamerkan Tank KF51 Panther, Punya Spesifikasi Lebih Canggih dari Leopard 2

Sabtu, 28 Januari 2023 - 08:20 WIB
loading...
Jerman Pamerkan Tank...
Jerman pamerkan produk terbaru tank tempur utama KF51 Panther yang lebih canggih dari tank Leopard 2. Foto/Twitter/Bulgarian Military
A A A
BERLIN - Dikenal sebagai salah satu produsen tank tempur legendaris dunia, Jerman pamerkan produk terbaru tank tempur utama KF51 Panther. Si Macan Kumbang ini memiliki spesifikasi lebih canggih dari tank Leopard 2 yang direncanakan dikirim ke medan perang Ukraina.

Tank tempur utama KF51 Panther sudah mulai ditunjukkan pada pameran dagang industri militer terbesar di dunia, Eurosatory, di Paris pada Juni lalu. Tampil sebagai salah satu bintang yang menarik, tank KF51 Panther menampilkan berbagai keunggulan.

Rheinmetall, perusahaan pertahanan Jerman, mengeluarkan rincian baru tank KF51 Panther bulan lalu. Menurut informasi European Defence Review, Si Macan Kumbang ini adalah kendaraan lapis baja dengan bobot operasional "hanya 59 ton" dan jangkauan operasional maksimum 500 kilometer.

Baca juga; Tank Stridsvagn 122 Swedia Macan Tutul Terbaik untuk Ukraina, Rusia Waspadai Bom Nuklir Kotor

“(Tank KF51 Panther) diharapkan jadi pengubah permainan di medan perang masa depan berkat standar baru di semua bidang: mematikan, perlindungan, kecerdasan, interkoneksi, dan mobilitas,” tulis European Defence Review dikutip dari laman Bulgarian Military, Sabtu (28/1/2023).

Wakil Presiden Rheinmetall, Alexander Kurth, menjelaskan bahwa desain tank tempur utama KF51 Panther dibuat untuk melampaui tank Leopard 2 yang masih berbasis teknologi tahun 1980-an. Perbedaan mencolok pada persenjataan utama, tank KF51 Panther menggunakan meriam smoothbore 130 mm yang inovatif dan dapat mengisi amunisi secara otomatis.

Rheinmetall memperkirakan bahwa senjata ini 50% lebih efektif daripada meriam 120 mm saat ini yang digunakan pada tank Leopard 2. Sistem meriam 120 mm dinilai telah mencapai batasnya dan tidak lagi mematikan menghadapi perlindungan tank baru yang dikembangkan Rusia.

Sistem pertahanan dan lapis baja tank KF51 Panther juga telah dirombak, terutama untuk menghadapi ancaman amunisi liar seperti drone bunuh diri atau kamikaze. Bahkan Rheinmetall juga melengkapi tank KF51 Panther dengan drone kecil untuk meningkatkan kemampuan pengintaian.

Baca juga; Dibekali Meriam Setara Leopard 2, Ini Tank Ringan Paling Mengerikan

Si Macan Kumbang didesain mampu melaju dengan kecepatan 70 km/jam dan berakselerasi dari 0 hingga 40 km/jam dalam waktu 8 detik. Panther KF51 disiapkan untuk menghadapi kemiringan 60% dan 30% jika menyamping.

Selain itu, dibuat mampu mengatasi rintangan parit selebar 2,5 meter, undakan setinggi 1,1 meter, dan kedalaman air 1,2 meter. Konfigurasi awak tank diatur sedemikian rupa sehingga semua dapat melakukan semua tugas apa pun kapan saja. Jadi, jika perlu, komandan atau penembak dapat mengalihkan tank dari jalurnya atau pengemudi dapat menembak dari arahnya sendiri.

Tugas ini menjadi mudah karena tank KF51 Panther difasilitasi layar utama 23 inci yang menawarkan pemandangan seluruh lingkungan berkat kamera depan 360 derajat yang canggih. Di dalamnya, awak tank dapat melihat sudut pandang lain, seperti pandangan posisi komandan dan penembak.
Jerman Pamerkan Tank KF51 Panther, Punya Spesifikasi Lebih Canggih dari Leopard 2


Sistem ini dapat digunakan untuk merencanakan atau mengontrol tindakan, dilengkapi dengan dua layar 10 inci lainnya untuk menawarkan tampilan yang lebih lengkap dan berfungsi sebagai alternatif jika layar utama rusak. Hal utama, layer ini menawarkan gambar 360 derajat yang dihasilkan oleh kamera dua sisi kubah.

Baca juga; Duel Tank Leopard 2 Jerman Lawan T-90M Proryv Rusia, Ini Kalkulasi di Atas Kertas

Pabrikan memperkirakan memproduksi antara 500 dan 800 unit tank tempur baru KF51 Panther sampai tahun 2035. Setelah itu, jumlah produksi bertambah sampai 5.000 dan 8.000 unit.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rakyat Jerman Dukung...
Rakyat Jerman Dukung Larang Penggunaan Sosmed untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Jerman Larang Penjualan...
Jerman Larang Penjualan Gas Tertawa kepada Anak-anak
Perang Dunia Ketiga...
Perang Dunia Ketiga Siap Meletus, Jerman Sediakan Bunker untuk Rakyatnya
Kehebatan Tank Harimau...
Kehebatan Tank Harimau TNI, Hasil Kolaborasi dengan Turki
Cegah Bangkit dari Kubur,...
Cegah Bangkit dari Kubur, Mayat di Makam Kuno Ditimpa Batu Besar di Dada
Daftar Tank Paling Canggih...
Daftar Tank Paling Canggih dan Mematikan Rusia, Apa Saja?
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Rekomendasi
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Maskot Piala Dunia 2026...
Maskot Piala Dunia 2026 Jadi Alat Polisi Tangkap Gembong Narkoba
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
Tanda Seseorang Lebih...
Tanda Seseorang Lebih Cerdas dari Rata-rata Manusia Biasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved