Meminimalisir Koban dari Rakyat Sipil, Rusia Siapkan Aplikasi Pelacak Tentara Ukraina

Jum'at, 27 Januari 2023 - 20:06 WIB
loading...
Meminimalisir Koban...
Untuk menekan korban jiwa dari rakyat sipil akibat perang, Rusia siapkan aplikasi pelacah musuh. FOTO/ DAILY
A A A
MOSCOW - Agar rakyat sipil dan anak-anak tak menjadi korban, Rusia siapkan aplikasi smartphone yang dapat melacak pergerakan tentara Ukraina.

BACA JUGA - Rusia Siap Tekan Tombol, China Beberkan Kelemahan Rudal Hipersonik

Aplikasi ini merupakan hasil pengembangan dari teknologi yang pertama kali digunakan lebih dari seabad yang lalu di Perang Dunia 1.

Dihimpun dari Forbes, Jumat (27/1/2023) aplikasi bekerja dengan membawa konsep yang diciptakan oleh William Lawrence Bragg, ilmuwan pemenang Hadiah Nobel dalam Fisika pada tahun 1915 lalu. Di mana ia menggunakan mikrofon untuk mengidentifikasi musuh.

Diketahui, konsep pelacakan Bragg adalah dengan menggunakan mikrofon jarak jauh untuk secara otomatis merekam tembakan jarak jauh melalui galvanometer, dengan pena meninggalkan jejak pada gulungan kertas yang tidak tergulung mirip dengan seismograf.

Mikrofon Bragg terbuat dari kotak amunisi tua dan dibungkus kain untuk menghilangkan suara frekuensi tinggi seperti angin. Meskipun terlihat sederhana dan jauh dari peralatan digital canggih, pada akhirnya ini bisa menemukan posisi menembak dalam jarak 10 meter.

Rusia dilaporkan sudah menyiapkan lebih dari USD12 juta atau Rp180 miliar untuk mengembangkan aplikasi tersebut. Pendekatan menggunakan empat smartphone dengan aplikasi khusus yang terletak empat hingga enam kilometer ke belakang dari garis depan.

Nantinya data yang didapat dari mikrofon smartphone dikirim ke komputer tablet pusat dengan aplikasi lain untuk menghitung posisi tembakan. Menjadikan fitur microfon di smartphone jauh lebih berguna dari yang dikira sebelumnya.

Sistem pelacakan Rusia yang baru ini meskipun terlihat canggih namun diakui Rusia tidak sepenuhnya dapat diandalkan. Para pengembang aplikasi mengatakan bahwa itu mungkin saja mengalami kesalahan yang tidak terduga.

Hasil dari kondisi atmosfer, atau pantulan suara dari fitur medan, dianggap bisa mempengaruhi tingkat akurasi. Dengan begitu masih dibutuhkan drone untuk mengintai area tersebut dan mengonfirmasi sebelum serangan diluncurkan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Aplikasi Pengintai untuk...
Aplikasi Pengintai untuk Identifikasi Jenis Peralatan Militer Diluncurkan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Rekomendasi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Berita Terkini
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved