Gawat, Letusan Gunung Marapi Diprediksi Bakal Guncang dan Rugikan Ekonomi Dunia
Minggu, 22 Januari 2023 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Kedua letusan gunung yang dikhawatirkan adalah letusan Gunung Marapi di Sumatra Barat dan letusan Gunung Rainier di Washington DC, Amerika Serikat. Gunung Marapi terakhir erupsi yang sangat besar pada 1815 dan langsung membuat perubahan iklim dunia yang sangat signifikan.
"Material piroklastik yang tidak terkonsolidasi (Tephra) Gunung Marapi terbang sampai ke Malaysia dan Singapura. Kondisi itu memengaruhi udara perjalana dan mengganggu rantai pasokan global yang vital," gambar laporan itu.
Mereka menyebutkan letusan Gunung Marapi pernah mencapai status Volcanic Explosity Index (VEI) 2. Hanya saja gunung tersebut memiliki potensi ledakan yang lebih dari 8. Tentunya jika hal itu terjadi akan membuat kerusakan jadi sangat besar dan fatal.
Lara Mani, ahli vulkanologi di Pusat Studi Risiko Eksistensial Universitas Cambridge, mengatakan kepada BBC bahwa VEI empat hingga enam sudah cukup untuk mengganggu seluruh kegiatan manusia.
Baca juga : Indomobil Hadirkan Platform Daring Mobil Bekas yang Bebas Banjir dan Tabrakan
Letusan itu diperkirakan akan membuat seluruh dunia akan menderita. "Suhu rata-rata global akan turun 1 deraja celcius hingga tiga tahun. Kondisi itu akan mengakibatkan kelainan iklim yang parah yang menyebabkan kekurangan pangan global yang besar," jelasnya.
"Material piroklastik yang tidak terkonsolidasi (Tephra) Gunung Marapi terbang sampai ke Malaysia dan Singapura. Kondisi itu memengaruhi udara perjalana dan mengganggu rantai pasokan global yang vital," gambar laporan itu.
Mereka menyebutkan letusan Gunung Marapi pernah mencapai status Volcanic Explosity Index (VEI) 2. Hanya saja gunung tersebut memiliki potensi ledakan yang lebih dari 8. Tentunya jika hal itu terjadi akan membuat kerusakan jadi sangat besar dan fatal.
Lara Mani, ahli vulkanologi di Pusat Studi Risiko Eksistensial Universitas Cambridge, mengatakan kepada BBC bahwa VEI empat hingga enam sudah cukup untuk mengganggu seluruh kegiatan manusia.
Baca juga : Indomobil Hadirkan Platform Daring Mobil Bekas yang Bebas Banjir dan Tabrakan
Letusan itu diperkirakan akan membuat seluruh dunia akan menderita. "Suhu rata-rata global akan turun 1 deraja celcius hingga tiga tahun. Kondisi itu akan mengakibatkan kelainan iklim yang parah yang menyebabkan kekurangan pangan global yang besar," jelasnya.
Lihat Juga :