26 Juta Ton Debu di Atmosfer Memperlambat Efek Gas Rumah Kaca
Kamis, 19 Januari 2023 - 20:10 WIB
loading...
A
A
A
Saat debu bergerak di atmosfer dan akhirnya turun kembali ke tanah, maka memiliki dampak yang berbeda-beda pada suhu Bumi. Misalnya, di atmosfer, debu dapat memantulkan sinar cahaya, membantu menjaga suhu planet tetap dingin.
Baca juga; Hadapi Debu Setan di Mars, NASA Lakukan Penelitian di Gurun Mojave
Siklus debu global juga membuat segalanya tetap dingin dengan membawa nutrisi seperti fosfor dan besi ke lautan, memicu pertumbuhan fitoplankton, yang bertindak sebagai penyerap karbon dioksida. Namun di tanah, debu dapat mendarat di salju dan es, menggelapkannya dan membuatnya lebih cepat panas, yang berkontribusi pada pemanasan planet.
Artinya, jika jumlah debu di atmosfer menurun, suhu dapat naik sekitar 0,1 derajat Fahrenheit. Itu mungkin tidak tampak seperti lonjakan besar, karena aktivitas manusia telah menghangatkan suhu Bumi sebesar 2,2 derajat Fahrenheit.
Baca juga; Hadapi Debu Setan di Mars, NASA Lakukan Penelitian di Gurun Mojave
Siklus debu global juga membuat segalanya tetap dingin dengan membawa nutrisi seperti fosfor dan besi ke lautan, memicu pertumbuhan fitoplankton, yang bertindak sebagai penyerap karbon dioksida. Namun di tanah, debu dapat mendarat di salju dan es, menggelapkannya dan membuatnya lebih cepat panas, yang berkontribusi pada pemanasan planet.
Artinya, jika jumlah debu di atmosfer menurun, suhu dapat naik sekitar 0,1 derajat Fahrenheit. Itu mungkin tidak tampak seperti lonjakan besar, karena aktivitas manusia telah menghangatkan suhu Bumi sebesar 2,2 derajat Fahrenheit.
(wib)
Lihat Juga :