26 Juta Ton Debu di Atmosfer Memperlambat Efek Gas Rumah Kaca

Kamis, 19 Januari 2023 - 20:10 WIB
loading...
26 Juta Ton Debu di...
Jutaan ton debu dari gurun di seluruh dunia yang bertebaran di lapisan atmosfer berdampak memperlambat kenaikan suhu di Bumi. Foto/NASA/NewAtlas
A A A
CALIFORNIA - Jutaan ton debu dari gurun di seluruh dunia yang bertebaran di lapisan atmosfer berdampak memperlambat kenaikan suhu di Bumi. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa debu dapat menutupi dampak dari gas rumah kaca pada perubahan iklim.

Menurut para peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA), hingga saat ini, neraca debu masih belum stabil. Untuk mencoba memilah dampak iklim yang sebenarnya, para peneliti mengukur jumlah debu yang beredar di Bumi menggunakan data dari satelit dan sampel tanah.

Para ilmuwan juga mengambil sampel inti dari ladang es, rawa gambut, dan sedimen laut untuk titik perbandingan sejarah. Mereka menemukan bahwa jumlah debu di atmosfer Bumi terus meningkat dari waktu ke waktu.

Baca juga; Gumpalan Debu Gurun Sahara Melintasi Samudra Atlantik, Efeknya Terasa sampai Hutan Amazon

Faktanya, studi yang dilakukan oleh tim peneliti menunjukkan bahwa jumlah debu gurun yang beredar di udara setara dengan 26 juta ton, meningkat 55% dari pertengahan tahun 1800-an. Peningkatan partikel debu di udara ini, memiliki efek pendinginan bersih pada suhu global, menutupi hingga 8% dari pemanasan yang disebabkan oleh gas rumah kaca.

Menurut fisikawan atmosfer UCLA Jasper Kok, nilai sebenarnya dalam menentukan dampak debu atmosfer pada suhu Bumi terletak pada berbagai faktor dalam model iklim yang ada. “Dengan menambahkan peningkatan debu gurun, yang menyumbang lebih dari setengah massa partikel atmosfer, kita dapat meningkatkan akurasi prediksi model iklim,” katanya dikutip dari laman NewAtlas, Kamis (19/1/2023).

Setiap tahun, jutaan ton debu dari gurun di seluruh dunia tersebar di atmosfer Bumi. Sekitar 50% dari debu ini berasal dari Gurun Sahara dan Sahel, sekitar 40% dari gurun Asia, dan sisanya berasal dari gurun yang tersebar di Amerika Utara dan Belahan Bumi Selatan.
26 Juta Ton Debu di Atmosfer Memperlambat Efek Gas Rumah Kaca
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
WMO: Kawasan Arab Menghangat...
WMO: Kawasan Arab Menghangat Dua Kali Lebih Cepat dari Rata-Rata Global
Temuan OECD: Sampah...
Temuan OECD: Sampah Plastik Asia Meningkat 70% pada Tahun 2050
PBB Umumkan Banyak Daratan...
PBB Umumkan Banyak Daratan yang Akan Hilang pada 2029
5 Negara dengan Polusi...
5 Negara dengan Polusi Udara Terkotor di Dunia
9 Negara dengan Polusi...
9 Negara dengan Polusi Udara Terburuk di Dunia
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Rekomendasi
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Berita Terkini
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved