Rusia Akui Kapal Selam Belgorod Lakukan Uji Coba Peluncuran Torpedo Nuklir Poseidon

Selasa, 10 Januari 2023 - 15:40 WIB
Diperkirakan kapal selam Belgorod membawa awak sebanyak 110 personel, melaju dengan kecepatan 32 knot, dan mampu menyelam selama empat bulan berturut-turut. Kapal Selam Belgorod awalnya merupakan bagian dari Proyek 949A Angkatan Laut Rusia, yang dikenal sebagai kapal selam kelas Antey.

Kemudian, sebelum tahun 2012, Belgorod dirancang untuk dipersenjatai dengan empat tabung torpedo 533 mm. Rencana kapal selam termasuk senjata anti-kapal selam RPK-2 Vyuga, yang membawa hulu ledak nuklir 15 knot.

Baca juga; Rusia Jajal Belgorod, Kapal Selam Nuklir Terbesar yang Dibangun 30 Tahun

Kapal selam Belgorod memiliki tabung torpedo untuk meluncurkan torpedo RPK-6 Vodopad/RPK-7 Veter, yang membawa hulu ledak nuklir 200 knot. Pada tahun 2012 kapal selam Belgorod mengalami perubahan pada lambungnya, dengan melepas fasilitas peluncur rudal jelajah.



Akibat perubahan desain lambung sebutkan, pembangunan kapal selam Belgorod terlambat setahun. Rencananya, kapal selam itu akan diluncurkan pada 2018, namun mundur menjadi pada tahun 2019. Setelah beberapa tes, kapal selam Belgorod mulai beroperasi pada 8 Juli 2022.

Spesifikasi torpedo super nuklir Poseidon juga masih belum diungkapkan secara detail oleh Rusia. Semua masih diselimuti misteri dan soal kemampuan daya hancurnya masih menjadi jadi bahan spekulasi.

Jepang misalnya, mereka mengklaim bahwa saat ini tidak ada senjata di dunia yang dapat melawan Poseidon. Sebab, torpedo super nuklir Poseidon digunakan bukan untuk menyerang target pantai, tetapi memicu ledakan nuklir yang mampu menciptakan tsunami 57x lebih tinggi dari Empire State Building.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!