Ditemukan Supernova Baru yang Dapat Mengobrak-Abrik Atmosfer Planet
Senin, 02 Januari 2023 - 11:43 WIB
Ilmuwan mengungkapkan penemuan supernova baru yang dapat menghancurkan lapisan ozon planet bertahun-tahun setelah ledakan awal. Foto/Ilustrasi/NASA
FLORIDA - Ilmuwan mengungkapkan penemuan jenis supernova baru yang dapat menghancurkan lapisan ozon planet bertahun-tahun setelah ledakan awal. Supernova baru ini terjadi ketika sebuah bintang yang mendekati akhir hidupnya atau kehancurannya, dikelilingi piringan material tebal.
“Setelah ledakan supernova awal, gelombang kejut terbentuk dan menghantam cakram tersebut. Gelombang kejut memanaskan piringan ke suhu yang sangat tinggi, yang menyebabkan piringan memancarkan radiasi sinar-X dalam jumlah besar,” kata Paul M Sutter adalah ahli astrofisika di SUNY Stony Brook dan Flatiron Institute di New York City dikutip dari laman Space, Senin (2/1/2023).
Radiasi ini dapat membawa energi dalam jumlah besar dan menempuh jarak yang sangat jauh hingga jarak yang luar biasa dari 150 tahun cahaya. Dalam studi baru-baru ini, para astronom menemukan bahwa supernova sinar-X yang paling terang dapat membanjiri lapisan ozon planet.
Baca juga; Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
Keadaan ini dapat menipiskan lapisan ozon hingga 50%, yang lebih dari cukup untuk memicu peristiwa kepunahan. Supernova semacam ini akan menciptakan pukulan satu-dua yang mematikan. Berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah ledakan awal, sebuah planet yang rentan akan dihantam oleh sinar-X.
Kemudian, ratusan atau ribuan tahun kemudian, sinar kosmik akan datang, menyelesaikan pekerjaannya sebelum biosfer sempat pulih dan mengisi kembali lapisan pelindungnya. “Syukurlah, Bumi tetap aman, karena kita tahu tidak ada calon supernova sinar-X di dekatnya,” kata Sutter.
“Setelah ledakan supernova awal, gelombang kejut terbentuk dan menghantam cakram tersebut. Gelombang kejut memanaskan piringan ke suhu yang sangat tinggi, yang menyebabkan piringan memancarkan radiasi sinar-X dalam jumlah besar,” kata Paul M Sutter adalah ahli astrofisika di SUNY Stony Brook dan Flatiron Institute di New York City dikutip dari laman Space, Senin (2/1/2023).
Radiasi ini dapat membawa energi dalam jumlah besar dan menempuh jarak yang sangat jauh hingga jarak yang luar biasa dari 150 tahun cahaya. Dalam studi baru-baru ini, para astronom menemukan bahwa supernova sinar-X yang paling terang dapat membanjiri lapisan ozon planet.
Baca juga; Ilmuwan Menemukan Penyebab Terjadinya Supernova
Keadaan ini dapat menipiskan lapisan ozon hingga 50%, yang lebih dari cukup untuk memicu peristiwa kepunahan. Supernova semacam ini akan menciptakan pukulan satu-dua yang mematikan. Berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah ledakan awal, sebuah planet yang rentan akan dihantam oleh sinar-X.
Kemudian, ratusan atau ribuan tahun kemudian, sinar kosmik akan datang, menyelesaikan pekerjaannya sebelum biosfer sempat pulih dan mengisi kembali lapisan pelindungnya. “Syukurlah, Bumi tetap aman, karena kita tahu tidak ada calon supernova sinar-X di dekatnya,” kata Sutter.
Lihat Juga :