400 Juta Data Pengguna Twitter Bocor dan Dijual Online
Selasa, 27 Desember 2022 - 19:14 WIB
"Kami telah melihat pelanggaran data seperti ini sebelum mengiklankan informasi pribadi di situs web untuk pembayaran yang ternyata sebagian besar tidak benar," kata penasihat keamanan siber global, Jake Moore.
"Penjahat dunia maya sering meretas sebagian kecil data dan kemudian mengklaim memiliki jauh lebih banyak di database mereka untuk meningkatkan pembayaran uang tebusan," tambahnya.
Moore mengimbau agar pengguna Twitter tetap waspada terhadap email phishing dan serangan potensial lainnya yang mungkin muncul setelah kebocoran data ini.
"Penjahat dunia maya sering meretas sebagian kecil data dan kemudian mengklaim memiliki jauh lebih banyak di database mereka untuk meningkatkan pembayaran uang tebusan," tambahnya.
Moore mengimbau agar pengguna Twitter tetap waspada terhadap email phishing dan serangan potensial lainnya yang mungkin muncul setelah kebocoran data ini.
(wbs)
Lihat Juga :