Mengenal Snap Back Zone, Fenomena Kibasan Tali Putus yang Bisa Menewaskan Orang Seketika

Rabu, 21 Desember 2022 - 19:00 WIB
Baca juga : Hyundai Luncurkan Bus bak Kantor Berjalan Super Canggih



Untuk melakukan mooring dibutuhkan banyak perlengkapan seperti winches, hydraulic motors, bollards, piping valves, anchor chain, dan lain-lain. Kombinasi antara orang, proses, dan peralatan dimana apabila salah satu atau lebih tidak sesuai dengan standar keselamatan, maka akan sangat berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Hal itulah yang membuat operasi mooring merupakan aktivitas yang beresiko tinggi di kapal.

Umumnya mooring akan sangat berbahaya jika wire dan tali yang digunakan sudah usang atau rusak, peralatan mooring yang tidak terawat, hingga kesalahan langsung dari penjaga mooring yang tidak awas pada potensi terjadinya Snap Back Zone (Zona Snap Back) dan Rope Bight (Lilitan Tali). Hingga kini Zona Snap Back merupakan salah satu peristiwa kecelakaan paling tinggi yang bisa menewaskan kru kapal dalam setiap kegagalan proses mooring.

Pasalnya Zona Snap Back merupakan fenomena dimana tali yang digunakan untuk mengikat justru terputus. Tali yang terputus itu kemudian menghasilkan kekuatan yang cukup untuk membunuh kru kapal laut yang kebetulan berada di Zona Snap Back.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!