Kehebatan Rudal Hipersonik R-37M Vympel, Melesat 6 Mach Hancurkan Target Sejauh 400 Km

Rabu, 14 Desember 2022 - 16:01 WIB
Berdasarkan data Ukraina, serta data dari sumber eksternal, diasumsikan bahwa kombinasi MiG-31 dan Vympel R-37 Angkatan Udara Rusia bertanggung jawab atas banyak pesawat Ukraina yang jatuh. Kecepatan tinggi rudal hipersonik R-37M Vympel membuat pesawat tempur Su-25 Frogfoot dan pengembom supersonik Su-24 Fencer Ukraina tak berdaya.

Keterangan dari situs Bulgaria Military pada Sabtu (19/11/2022), empat perwira Angkatan Udara Ukraina bersaksi bahwa pada bulan Oktober, Angkatan Udara dan Luar Angkasa Rusia [VKS] meluncurkan enam rudal semacam itu per hari.

Dikutip dari laman Military Today, rudal hipersonik R-37M Vympel memiliki berat 510 Kg (hulu ledak 60 Kg), panjang 4,06 meter, diameter 0,38 meter, dan panjang sayap 1,02 meter. Hulu ledak fragmentasi eksplosifnya yang tinggi sangat besar seberat 60 kilogram, mampu menimbulkan kerusakan signifikan pada pesawat berukuran besar.

Rudal hipersonik R-37M Vympel melacak targetnya dengan homing radar semi-aktif dan aktif dari sistem radar 9B-1388. Ketika ditembakkan dari pesawat meluncur ke arah taget yang ditentukan dipandu radar pesawat.

Baca juga; Rudal Hipersonik ARRW Diklaim Berkecepatan Mach 20, AS Sukses Lakukan Uji Tembak Pertama

Setelah berada dalam jangkauan target yang sesuai, rudal hipersonik R-37M Vympel mengaktifkan radar sendiri dan mengincar target. Rudal R-37M juga dapat menggunakan mode fire-and-forget yang benar-benar independen dari platform peluncurannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!