Bisakah Suatu Negara Menguasai Bulan? Ini Alasan AS, Rusia, dan China Bersaing

Senin, 05 Desember 2022 - 22:06 WIB
Di antara ketentuannya adalah pengakuan atas wilayah bulan tertentu, seperti situs pendaratan satelit Luna Rusia dan jejak kaki Neil Armstrong, sebagai warisan luar angkasa yang dilindungi. Namun secara khusus, perjanjian tersebut juga memungkinkan entitas untuk mengekstraksi dan menggunakan sumber daya luar angkasa, namun tidak disukai semua negara.



21 negara telah menandatangani perjanjian ini, meskipun beberapa pemain utama, termasuk Rusia, telah menolak klausul ini. Mereka menganggap tidak adil dan memberikan keuntungan bagi kepentingan bisnis Amerika.

Baca juga; Rusia dan China Bangun Stasiun Penelitian Bersama di Bulan

Ada jalan lain untuk mengklaim properti tanpa benar-benar mengklaim properti di Bulan. Misalnya, penggunaan peralatan ilmiah, seperti penjelajah atau seismometer stasioner, berpotensi berubah menjadi klaim tanah de facto jika tim peneliti melarang orang lain mendekati peralatan mereka.

Semua ini pasti akan menjadi masalah hukum dalam beberapa dekade mendatang. “kita harus benar-benar berhati-hati tentang bagaimana kita melanjutkan secara bertanggung jawab,” kata Hanlon.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!