Arkeolog Temukan Sisa Masakan Bikinan Manusia Purba
Jum'at, 25 November 2022 - 16:04 WIB
"Itu membuat semacam panekuk atau roti yang sangat enak dengan sedikit rasa pedas," kata Hunt.
Tim juga menggunakan pemindaian mikroskop elektron untuk menganalisis fragmen makanan hangus kuno yang ditemukan dari Gua Franchthi di selatan Yunani yang dihuni oleh manusia modern awal sekitar 12.000 tahun lalu.
Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa pola makan Paleolitik beragam dan mereka memiliki teknik memasak prasejarah yang rumit yang melibatkan beberapa langkah persiapan makanan.
"Kami menyajikan bukti untuk pertama kalinya perendaman dan penumbuk biji-bijian oleh Neanderthal dan manusia modern awal yang disebut Homo sapiens di kedua lokasi, dan selama kedua fase di Gua Shanidar,''
"Kami juga menemukan bukti biji-bijian campuran dimasukkan ke dalam bahan makanan dan berpikir bahwa ada beberapa preferensi unik untuk rasa tanaman tertentu," kata Arkeolog Universitas Liverpool, Dr. Ceren Kabukcu yang memimpin penelitian.
Tim juga menggunakan pemindaian mikroskop elektron untuk menganalisis fragmen makanan hangus kuno yang ditemukan dari Gua Franchthi di selatan Yunani yang dihuni oleh manusia modern awal sekitar 12.000 tahun lalu.
Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa pola makan Paleolitik beragam dan mereka memiliki teknik memasak prasejarah yang rumit yang melibatkan beberapa langkah persiapan makanan.
"Kami menyajikan bukti untuk pertama kalinya perendaman dan penumbuk biji-bijian oleh Neanderthal dan manusia modern awal yang disebut Homo sapiens di kedua lokasi, dan selama kedua fase di Gua Shanidar,''
"Kami juga menemukan bukti biji-bijian campuran dimasukkan ke dalam bahan makanan dan berpikir bahwa ada beberapa preferensi unik untuk rasa tanaman tertentu," kata Arkeolog Universitas Liverpool, Dr. Ceren Kabukcu yang memimpin penelitian.
(wbs)
Lihat Juga :