Meta Pecat Karyawan Curang, Terima Suap dan Jual Beli Akun ke Hacker
Sabtu, 19 November 2022 - 18:05 WIB
Penggunaan Oops ini hanya terbatas pada karyawan Facebook saja. Hanya boleh dipakai untuk keluarga, teman, mitra bisnis, atau selebritis untuk memulihkan akun Facebook mereka dengan mengisi formulir.
Meski demikian, jumlah penggunaan aplikasi Oops naik 56 persen dari 28,270 di 2017 jadi 50,270 di 2020. Sehingga, ada kecurigaan dan dilakukan audit.
Ternyata, ada karyawan Meta yang diduga menyalahgunakan Oops dengan aplikasi pihak ketiga. Modusnya, untuk mendapatkan akses ke akun Facebook atau Instagram tertentu dengan imbalan ratusan juta rupiah.
Salah satu karyawan yang dipecat adalah Reva Mandelowitz. Ia diduga menerima ratusan juta rupiah dalam bentuk Bitcoin dari hacker. Tugasnya adalah mengatur ulang beberapa akun pengguna untuk hacker.
Andy Stone, juru bicara Meta, mengatakan kepada Insider bahwa peretas memang banyak menargetkan platform online seperti Meta.
Meski demikian, jumlah penggunaan aplikasi Oops naik 56 persen dari 28,270 di 2017 jadi 50,270 di 2020. Sehingga, ada kecurigaan dan dilakukan audit.
Ternyata, ada karyawan Meta yang diduga menyalahgunakan Oops dengan aplikasi pihak ketiga. Modusnya, untuk mendapatkan akses ke akun Facebook atau Instagram tertentu dengan imbalan ratusan juta rupiah.
Salah satu karyawan yang dipecat adalah Reva Mandelowitz. Ia diduga menerima ratusan juta rupiah dalam bentuk Bitcoin dari hacker. Tugasnya adalah mengatur ulang beberapa akun pengguna untuk hacker.
Andy Stone, juru bicara Meta, mengatakan kepada Insider bahwa peretas memang banyak menargetkan platform online seperti Meta.
Lihat Juga :