Astronom Saksikan Lubang Hitam Merobek Bintang hingga Berkeping-keping

Selasa, 15 November 2022 - 13:19 WIB
"Fakta bahwa kami dapat menangkap lubang hitam berukuran sedang saat melahap sebuah bintang memberi kami kesempatan luar biasa untuk mendeteksi apa yang selama ini tersembunyi," kata Charlotte Angus, seorang astrofisikawan di Universitas Kopenhagen, dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Selasa (15/11/2022).

Lubang hitam adalah pemakan bintang yang ganas di luar angkasa. Ketika sebuah lubang hitam memakan sebuah bintang, menghasilkan sebuah fenomena yang disebut peristiwa gangguan pasang surut atau tidal disruption event (TDE), terbentuk dari gaya dahsyat gravitasi lubang hitam ketika memakan bintang yang tak berdaya.

Setelah ditangkap oleh gravitasi lubang hitam, sebuah bintang akan semakin terhuyung-huyung lebih dekat ke lingkarean raksasa yang rakus sebelum ditelanjangi dan diregangkan lapis demi lapis saat jatuh ke dalam. Proses ini mengubah bintang menjadi plasma panas panjang seperti mie yang melilit lubang hitam seperti spageti di sekitar garpu.

Proses tersebut menyebabkan plasma berakselerasi, berputar menjadi pancaran energi dan materi yang sangat besar yang menghasilkan kilatan terang yang khas. Para astronom kemudian dapat mendeteksi kilatan ini menggunakan teleskop optik, sinar-X, dan gelombang radio.

Baca juga; Ilmuwan Mencari Cara Mengubah Energi Lubang Hitam Menjadi Energi Listrik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!