Mendebarkan, Dokter Angkat Peluru yang Belum Meledak dari Dada Prajurit Rusia

Senin, 14 November 2022 - 23:11 WIB
Tim dokter militer Rusia melakukan operasi bedah unik sekaligus mengerikan, mengangkat peluru yang belum meledak dari dada seorang prajurit yang terluka parah dalam operasi di Ukraina. Foto/TASS
MOSKOW - Tim dokter militer Rusia melakukan operasi bedah unik sekaligus mengerikan. Misi para dokter bedah ini mengambil peluru yang belum meledak dari dada seorang prajurit yang terluka parah dalam operasi di Ukraina.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa operasi pengangkatan peluru yang belum meledak sangat berisiko tinggi. Sebab, jika peluru itu meledak saat proses pengangkatan, maka tim dokter juga bisa ikut terluka.



Sebuah tim ahli bedah dari Rumah Sakit Klinik Militer Pusat Mandryk Distrik Militer Pusat mengoperasi sersan junior Nikolay Pasenko di lokasi klinik rawat jalan lokal di wilayah Belgorod. "Pasien dirawat dengan luka yang menembus dadanya,” keterangan Kementerian Pertahanan Rusia dikutip SINDOnews dari laman Tass, Senin (14/11/2022).

Baca juga; 498 Prajurit Rusia Tewas dan 2.870 Tentara Ukraina Gugur dalam Perang

Dari pemeriksaan awal mengungkapkan bahwa peluru secara Ajaib yang tidak meledak telah menembus tulang rusuk dan paru-paru sersan junior Nikolay Pasenko. Peluru bersarang di dekat sumsum tulang belakang, antara aorta dan vena cava inferior dekat hati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!