Ini Teknologi yang Digunakan Ilmuwan untuk Mengungkap Wajah Mumi
Minggu, 13 November 2022 - 13:25 WIB
"Orang-orang cenderung lupa bahwa mumi itu hidup dan memiliki kehidupan, cinta, dan tragedi masing-masing," kata Ejsmond.
Wanita purbakala itu diyakini berasal dari kota Thebes, atau sekarang kota Luxor, dan jasadnya ditemukan dalam sebuah sarkofagus (peti mati batu) pada tahun 1826 sebelum dibawa keluar dari Mesir ke Warsawa.
Sarkofagus itu milik seorang pendeta laki-laki, sehingga mumi perempuan itu diyakini dimakamkan di kuburan orang lain. Pemindaian mengungkapkan bahwa wanita itu tidak hanya hamil ketika dia meninggal, tetapi juga menderita kanker.
Cacat yang ditemukan di belakang mata mumi menunjukkan bahwa dia mungkin meninggal karena tumor besar.
Peneliti memperkirakan wanita itu meninggal sekitar 28 minggu hamil dan kemungkinan janin membusuk di perutnya.
Wanita purbakala itu diyakini berasal dari kota Thebes, atau sekarang kota Luxor, dan jasadnya ditemukan dalam sebuah sarkofagus (peti mati batu) pada tahun 1826 sebelum dibawa keluar dari Mesir ke Warsawa.
Sarkofagus itu milik seorang pendeta laki-laki, sehingga mumi perempuan itu diyakini dimakamkan di kuburan orang lain. Pemindaian mengungkapkan bahwa wanita itu tidak hanya hamil ketika dia meninggal, tetapi juga menderita kanker.
Cacat yang ditemukan di belakang mata mumi menunjukkan bahwa dia mungkin meninggal karena tumor besar.
Peneliti memperkirakan wanita itu meninggal sekitar 28 minggu hamil dan kemungkinan janin membusuk di perutnya.
(wbs)
Lihat Juga :