Senjata Api dari Printer 3D Marak di Eropa, Bisa Digunakan untuk Membunuh!
Sabtu, 12 November 2022 - 08:08 WIB
“Desain baru sudah canggih. Bisa menembakkan beberapa peluru. Sangat berbahaya. Mereka mencetak 80-90 persen komponen di printer 3D,” ujar Matthew Perfect dari kepala Pusat Penargetan Senjata Api Nasional Inggris di NCA.
Karena larasa dan proyektilnya terbuat dari logam, Matthew yakin bahwa senjata dari printer 3D ini masih bisa dideteksi.
Sejauh ini, polisi Inggris sudah mengantongi 21 kasus kepemilikan senjata cetak.
Senjata 3D versi baru yang sudah mirip dengan senjata biasa. 90 persen terbuat dari plastik kecuali laras dan peluru. Foto: ist
Peter Squires, profesor kriminologi dan kebijakan publik di University of Brighton, mengatakan bahwa ancaman senajata cetak kemungkinan akan terus tumbuh. Bahkan meski terbuat dari plastik dan terlihat seperti senjata mainan, namun masih memiliki kekuatan untuk mengintimidasi.
Rajan Basra, peneliti senior di Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi di King's College London, mengatakan situasi di Inggris mencerminkan tren yang terlihat di seluruh Eropa.
Senjata api cetak ini jadi alternatif bagi ekstremis yang tidak dapat memperoleh senjata api ilegal.
Karena larasa dan proyektilnya terbuat dari logam, Matthew yakin bahwa senjata dari printer 3D ini masih bisa dideteksi.
Sejauh ini, polisi Inggris sudah mengantongi 21 kasus kepemilikan senjata cetak.
Senjata 3D versi baru yang sudah mirip dengan senjata biasa. 90 persen terbuat dari plastik kecuali laras dan peluru. Foto: ist
Peter Squires, profesor kriminologi dan kebijakan publik di University of Brighton, mengatakan bahwa ancaman senajata cetak kemungkinan akan terus tumbuh. Bahkan meski terbuat dari plastik dan terlihat seperti senjata mainan, namun masih memiliki kekuatan untuk mengintimidasi.
Rajan Basra, peneliti senior di Pusat Internasional untuk Studi Radikalisasi di King's College London, mengatakan situasi di Inggris mencerminkan tren yang terlihat di seluruh Eropa.
Senjata api cetak ini jadi alternatif bagi ekstremis yang tidak dapat memperoleh senjata api ilegal.
Lihat Juga :