Kapal Selam Rudal Balistik AS yang Kedua Muncul di Pelabuhan Gibraltar
Rabu, 02 November 2022 - 11:18 WIB
Pangkalan Angkatan Laut Gibraltar memiliki peran yang sangat strategis, menjadi salah satu dari sejumlah fasilitas di kawasan yang mampu menampung kapal selam bertenaga nuklir dan melakukan perbaikan. Gibraltar secara keseluruhan terletak strategis, terletak di ujung timur Selat Gibraltar, yang menghubungkan Laut Mediterania dengan Samudra Atlantik.
“Kunjungan pelabuhan USS Rhode Island ke Gibraltar memperkuat komitmen kuat kami kepada sekutu dan mitra kami di kawasan ini. AS dan Inggris berbagi sejarah kerja sama yang kuat, melalui latihan, operasi, dan kegiatan kerja sama seperti ini, yang meningkatkan kemampuan dan kemitraan gabungan kami,” kata Kapten Angkatan Laut John Craddock, kepala Satuan Tugas 69, dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, Rabu (2/11/2022).
Gugus Tugas 69 Armada Keenam AS bertanggung jawab untuk mengawasi semua operasi perang kapal selam Angkatan Laut di seluruh Eropa dan Afrika. Angkatan Laut AS biasanya sangat bungkam tentang kegiatan kapal selam yang dikerahkan, terlebih lagi tentang kapal selam rudal balistik (SSBN) yang biasa disebut sebagai 'boomer' di laut.
Kapal selam rudal balistik Angkatan Laut AS mewakili penangkal nuklir serangan kedua yang dapat bertahan dan sulit terdeteksi. Terlebih lagi 14 kapal selam rudal balistik (SSBN) kelas Ohio milik Angkatan Laut AS, masing-masing membawa sekitar 20 rudal balistik Trident D5 saat berpatroli.
“Kunjungan pelabuhan USS Rhode Island ke Gibraltar memperkuat komitmen kuat kami kepada sekutu dan mitra kami di kawasan ini. AS dan Inggris berbagi sejarah kerja sama yang kuat, melalui latihan, operasi, dan kegiatan kerja sama seperti ini, yang meningkatkan kemampuan dan kemitraan gabungan kami,” kata Kapten Angkatan Laut John Craddock, kepala Satuan Tugas 69, dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, Rabu (2/11/2022).
Gugus Tugas 69 Armada Keenam AS bertanggung jawab untuk mengawasi semua operasi perang kapal selam Angkatan Laut di seluruh Eropa dan Afrika. Angkatan Laut AS biasanya sangat bungkam tentang kegiatan kapal selam yang dikerahkan, terlebih lagi tentang kapal selam rudal balistik (SSBN) yang biasa disebut sebagai 'boomer' di laut.
Kapal selam rudal balistik Angkatan Laut AS mewakili penangkal nuklir serangan kedua yang dapat bertahan dan sulit terdeteksi. Terlebih lagi 14 kapal selam rudal balistik (SSBN) kelas Ohio milik Angkatan Laut AS, masing-masing membawa sekitar 20 rudal balistik Trident D5 saat berpatroli.
Lihat Juga :