Sungai Raksasa Ditemukan di Bawah Antartika, Lebih Besar dari Sungai Thames

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 09:34 WIB
“Ketika kami pertama kali menemukan danau di bawah es Antartika beberapa dekade yang lalu, kami mengira mereka terisolasi satu sama lain. Sekarang kami mulai memahami bahwa ada sistem di bawah sana, saling terhubung oleh jaringan sungai yang luas, seperti yang mungkin terjadi jika tidak ada ribuan meter es di atasnya,” kata Profesor Martin Siegert, dari Grantham Institute di Imperial College London dikutip dari laman iflscience, Sabtu (29/10/2022).

Salah satu cara air dapat muncul di bawah lapisan es adalah dari air di permukaan yang mencair dan mengalir ke bawah melalui celah-celah yang dalam. Inilah yang terjadi di bawah Greenland di Kutub Utara, yang terlihat banyak mencair selama bulan-bulan musim panas.

Di Antartika, musim panas tidak cukup dingin untuk membuat hal ini terjadi. Kondisi ini membuat para ilmuwan percaya bahwa akan ada sedikit air di dasar lapisan es Antartika. Namun, tampaknya sejumlah besar air memang muncul di sini, didorong oleh pencairan di dasar lapisan es akibat panas alami Bumi dan gesekan saat es bergerak di atas daratan.

Baca juga; Ngeri, Penampakan Sungai-sungai Indah Eropa yang Mulai Kering karena Panas Ekstrem

Betapapun menariknya penemuan ini, sungai di bawah es yang mengalir berpotensi merusak lapisan es dengan mempercepat hilangnya es saat iklim menghangat. Para peneliti juga tertarik untuk melihat bagaimana keberadaan sungai dapat memengaruhi prediksi tentang bagaimana Antartika akan berubah dalam menghadapi perubahan iklim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!