Rusia Perbarui Sistem Navigasi Luar Angkasa, Luncurkan Satelit Terbaru Glonass-K

Kamis, 13 Oktober 2022 - 18:07 WIB
AS dan Rusia memandang memiliki jaringan GPS secara mandiri sebagai keharusan untuk keamanan nasional. Bukan hanya AS dan Rusia, pandangan serupa juga dipegang Eropa dan China. Mereka juga memiliki konstelasi satelit navigasi buatan sendiri, yang disebut Galileo dan Beidou.



RussianSpaceWeb melaporkan bahwa satelit Glonass pertama diluncurkan pada tahun 1982. Jaringan Rusia saat ini terdiri dari sekitar dua lusin pesawat ruang angkasa operasional. Seri K adalah versi terbaru; itu dirancang untuk menggantikan garis GLONASS-M yang dihentikan.

Baca juga; Rusia Kirim Tank Terbaru ke Medan Perang Ukraina, T-90M Proryv Terintegrasi Satelit Glonass

“Satelit yang baru diluncurkan memiliki berat sekitar 2.100 pon atau 950 kilogram dan dirancang untuk beroperasi setidaknya selama 10 tahun. Orbitnya terletak sekitar 11.870 mil atau 19.100 kilometer di atas Bumi,” tulis RussianSpaceWeb dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Kamis (13/10/2022).
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!