UMB Didik Mahasiswa Jadi Startup dengan Kewajiban Membuat Aplikasi

Minggu, 05 Juli 2020 - 03:00 WIB
Dekan Fasilkom UMB, Mujiono, menyatakan rasa syukurnya karena masih bisa melakukan kegiatan di tengah COVID-19. "Ini pameran ke-12, karya mahasiwa sebagai realiasi semangat pengembangan ilmu komputer," ucapnya.

Diharapkan dari aplikasi yang ditampilkan, ada yang nantinya bisa dikembangkan lagi menjadi startup. "Paling tidak sebagai pengembangan diri. Kalau tidak jadi perusahaan rintisan berbasis teknologi, minimal diajukan sebagai tugas akhir sehingga mahasiswa tidak memulainya lagi dari O," harapnya.

Dia menyebutkan, sudah banyak aplikasi dari Fasilkom yang dikirimkan sebagai perwakilan UMB ke Dikti. Harapannya ada 2-3 yang di-capture oleh pemerintah untuk dikembangkan.

"Aplikasi mahasiswa jug sudah banyak digunakan di UMB, sebut saja e-Surat dan e-event untuk penyelenggaraan seminar," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I UMB, Hadri Mulya, mendukung pameran teknologi yang diikuti oleh 85 aplikasi besutan mahasiswa. "Saya berharap leading penggunaannya di Indonesia," harapnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!