Tabrakan Wahana DART dan Asteroid Dimorphos Ciptakan Puing Sejauh 10.000 Km

Selasa, 04 Oktober 2022 - 11:38 WIB
Setelah awan puing-puing hilang, peneliti juga akan dapat memeriksa permukaan baru yang tertinggal setelah tumbukan di asteroid Dimorphos. Badan Antariksa Eropa berencana untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa bernama Hera pada tahun 2024 untuk memeriksa dampak benturan dari dekat.

Pengamatan lain juga akan dilakukan menggunakan teleskop di darat atau di orbit. Tujuan DART menghantam asteroid Dimorphos adalah untuk menggeser orbit asteroid yang mengelilingi asteroid Didymos yang sedikit lebih besar.

Mengamati akibat tabrakan, terutama seberapa banyak orbit bergeser, akan membantu para peneliti mencari cara terbaik untuk melindungi Bumi dari asteroid yang berpotensi berbahaya di masa depan. Meskipun asteroid Dimorphos dan Didymos sama-sama tidak berbahaya bagi Bumi.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!