Rusia Pindahkan Howitzer Tua dari Siberia ke Ukraina, Mampu Tembakan Proyektil Nuklir Sejauh 30 Km

Senin, 03 Oktober 2022 - 18:06 WIB
Giatsint-S 152mm memiliki perlindungan biologis, kimia, dan nuklir terintegrasi. Jangkauan operasional dengan amunisi standar hingga 30 km, tetapi dengan amunisi yang lebih baru dan canggih mencapai hingga 37 km.

Howitzer dipersenjatai, selain senapan 152 mm, dan senapan mesin sekunder 7,62 mm. Hal ini didukung oleh mesin diesel 388 kW. Dengan satu tangki bahan bakar 2S5 Giatsint-S bisa menempuh jarak hingga 500 km.

Angkatan bersenjata Ukraina sangat akrab dengan senjata ini. Sebelum dimulainya perang dengan Rusia, Ukraina menurut situs GlobalSecurity.org, mengoperasikan 25 unit Giatnsint-S. Dilaporkan pada akhir September Ukraina mendapatkan 2 unit Giatnsint-S milik Rusia dalam kondisi berfungsi penuh.

Baca juga; Rusia Sebut 6 Jenis Howitzer Bantuan Barat untuk Ukraina Tidak Berfungsi, Penyebabnya Sepele

Dikutip dari laman Military, howitzer self-propelled 2S5 memasuki layanan dengan Angkatan Darat Soviet pada tahun 1976. Produksi dimulai pada tahun yang sama dan berhenti pada awal 1990-an. 2S5 Giatsint dilengkapi dengan meriam 152 mm/L54 tanpa turret dengan tingkat maksimum penembakan adalah 5-6 peluru per menit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!