Gantikan Jarum, Ilmuwan Gunakan Nyamuk untuk Suntikkan Vaksin ke Manusia

Senin, 03 Oktober 2022 - 14:51 WIB
Melansir dari BGR, Senin (3/10/2022), 14 dari 26 peserta uji yang sudah mendaoatkan vaksin masih tertular penyakit tersebut. Artinya, sistem pemberian vaksin nyamuk hanya efektif sekitar 50 persen.

Hasil penelitian ini merupakan sebuah lompatan besar meskipun belum sepenuhnya efektif. Saat ini yang diperlukan adalah evaluasi untuk pengembangan metode yang lebih baik lagi. Kemungkinan akan sempurna dalam beberapa tahun kedepan.

Untuk diketahui, metode vaksinasi mrenggunakan nyamuk tidak dilakukan dengan menyebar nyamuk ke alam bebas. Meskipun peneliti menyebut ini adalah proporsi yang menarik, tetapi akan memerlukan riset yang lebih mendalam.

Dengan cara tersebut perlu persetujuan medis dan bioetika karena mereka tidak dapat mengontrol siapa yang diinokulasi dan terpapar. Maka dsri itu saat ini hanya dilakukan secara terbatas, dengan maksud hanya untuk memberikan vaksin dengan cara yang lebih terkontrol.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!