7 Gunung Berapi Aktif Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 6 Ada di Indonesia
Senin, 26 September 2022 - 11:59 WIB
Selain itu, Gunung Cotopaxi juga menjadi gunung berapi paling aktif dan telah menghasilkan lebih dari 50 erupsi sejak abad ke-16. Letusan paling dahsyat terjadi pada tahun 1877 dan menghasilkan efek erupsi hingga jarak 60 mil.
Kemudian, untuk erupsi paling terakhir dari gunung Cotopaxi ini terjadi pada tahun 1904, meski sempat ada rumor pada 2005 gunung akan kembali meletus.
3. Gunung Popocatepetl (Meksiko)
Gunung Popocatepetl berada sekitar 40 mil di tenggara Mexico City, salah satu daerah perkotaan terbesar di dunia. Berstatus sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Amerika Utara, sejatinya belum ada erupsi besar dalam baru-baru ini.
Namun, para ilmuwan memperkirakan akan ada letusan besar yang tidak mereka ketahui kapan waktunya. Nantinya, erupsi diperkirakan membawa awan panas dengan kecepatan mencapai 60 mil per jam dan akan menerjang pemukiman berpenduduk padat di sekitarnya.
4. Gunung Mayon (Filipina)
Beralih ke Asia Tenggara, gunung berapi aktif paling berbahaya di dunia berikutnya adalah gunung Mayon. Pada tahun 1814, gunung yang membentang 8.077 kaki di atas Pulau Luzon ini menewaskan sekitar 1.200 orang.
Kemudian, pada tahun 2018 lalu tercatat lebih dari 56.000 orang dievakuasi setelah gunung Mayon meletus dan mengirim gumpalan abu yang menjulang tinggi ke langit.
5. Gunung St.Helens (Amerika Serikat)
Berbicara tentang gunung berapi di Amerika Serikat, gunung St.Helens menjadi salah satu yang paling berbahaya. Memiliki ketinggian lebih dari 8.000 kaki, gunung ini berada sekitar 50 mil di timur laut Portland, Oregon.
Dalam riwayat erupsinya, tahun 190 menjadi letusan vulkanik paling dahsyat dan mematikan di Amerika Serikat. Tercatat, ada sekitar 57 orang meninggal dan ribuan hewan yang mati.
Kemudian, untuk erupsi paling terakhir dari gunung Cotopaxi ini terjadi pada tahun 1904, meski sempat ada rumor pada 2005 gunung akan kembali meletus.
3. Gunung Popocatepetl (Meksiko)
Gunung Popocatepetl berada sekitar 40 mil di tenggara Mexico City, salah satu daerah perkotaan terbesar di dunia. Berstatus sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Amerika Utara, sejatinya belum ada erupsi besar dalam baru-baru ini.
Namun, para ilmuwan memperkirakan akan ada letusan besar yang tidak mereka ketahui kapan waktunya. Nantinya, erupsi diperkirakan membawa awan panas dengan kecepatan mencapai 60 mil per jam dan akan menerjang pemukiman berpenduduk padat di sekitarnya.
4. Gunung Mayon (Filipina)
Beralih ke Asia Tenggara, gunung berapi aktif paling berbahaya di dunia berikutnya adalah gunung Mayon. Pada tahun 1814, gunung yang membentang 8.077 kaki di atas Pulau Luzon ini menewaskan sekitar 1.200 orang.
Kemudian, pada tahun 2018 lalu tercatat lebih dari 56.000 orang dievakuasi setelah gunung Mayon meletus dan mengirim gumpalan abu yang menjulang tinggi ke langit.
5. Gunung St.Helens (Amerika Serikat)
Berbicara tentang gunung berapi di Amerika Serikat, gunung St.Helens menjadi salah satu yang paling berbahaya. Memiliki ketinggian lebih dari 8.000 kaki, gunung ini berada sekitar 50 mil di timur laut Portland, Oregon.
Dalam riwayat erupsinya, tahun 190 menjadi letusan vulkanik paling dahsyat dan mematikan di Amerika Serikat. Tercatat, ada sekitar 57 orang meninggal dan ribuan hewan yang mati.
Lihat Juga :