Indonesia Disebut Negara Paling Bertanggung Jawab Atas Kerusakan Hutan
Kamis, 15 September 2022 - 09:31 WIB
Menurut rekan penulis studi, Anthony Bebbington dari Clark University di Massachusetts, transisi energi membutuhkan sejumlah besar mineral seperti tembaga, lithium, dan kobalt.
Untuk itu, jelasnya, berbagai pihak perlu merencanakan pendekatan yang lebih efektif untuk mengurangi dampak pertambangan terhadap perusakan hutan.
"Secara acak, sebagian besar tambang di seluruh dunia mengekstraksi lebih dari dua kali jumlah bahan baku daripada yang mereka lakukan pada tahun 2000.
“Secara keseluruhan, ada 26 negara yang bertanggung jawab atas perusakan hutan tropis sejak tahun 2000 dengan empat negara yang paling merasakan dampaknya,” ujarnya.
Dalam studi tersebut, kelompok peneliti memeriksa citra satelit global dan data perusakan hutan bersama dengan lokasi penambangan selama dua dekade terakhir.
Untuk itu, jelasnya, berbagai pihak perlu merencanakan pendekatan yang lebih efektif untuk mengurangi dampak pertambangan terhadap perusakan hutan.
"Secara acak, sebagian besar tambang di seluruh dunia mengekstraksi lebih dari dua kali jumlah bahan baku daripada yang mereka lakukan pada tahun 2000.
“Secara keseluruhan, ada 26 negara yang bertanggung jawab atas perusakan hutan tropis sejak tahun 2000 dengan empat negara yang paling merasakan dampaknya,” ujarnya.
Dalam studi tersebut, kelompok peneliti memeriksa citra satelit global dan data perusakan hutan bersama dengan lokasi penambangan selama dua dekade terakhir.
(wbs)
Lihat Juga :