China Luncurkan Satelit Mata-Mata Baru Misterius, AS Semakin Curiga

Selasa, 06 September 2022 - 06:00 WIB
Peluncuran roket Long March 4C dari Jiuquan yang membawa satelit Yaogan 33 (02) pada 2 September 2022. Foto/CNSA/OurSpace
BEIJING - China meluncurkan satelit mata-mata misterius untuk memantau permukaan tanah, hasil panen, dan bencana alam. Namun, sejumlah analis menyebutkan satelit misterius itu dapat mengumpulkan data intelijen militer.

Satelit yang diberi nama Yaogan 33 (02) lepas landas diluncurkan dengan roket Long March 4C dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Gurun Gobi, China, pada Jumat 3 September 2022 pukul 19.44 waktu setempat. Ini merupakan peluncuran ke-35 yang dilakukan China sepanjang tahun 2022.



Roket meluncur ke langit saat pola knalpot berwarna khas membuntuti di bawah, dengan gumpalan debu dan asap oranye-coklat mengepul di sekitar menara peluncuran. Angkatan Luar Angkasa AS mengambil dua objek baru di orbit yang terkait dengan peluncuran dari Jiuquan.

Baca juga; China Luncurkan Satelit Misterius Chuangxin 16, AS Diminta Waspada

Dikutip dari laman Space.com, Selasa 96/9/2022), satelit baru itu ditempatkan di orbit dekat kutub 428 kali 423 mil (688 kali 680 kilometer). Sedangkan tahap atas Long March 4C menempati orbit yang lebih rendah perigee, atau yang lebih dekat ke Bumi, sekitar 492 km.

Sedikit yang diketahui tentang satelit Yaogan 33, ini merupakan serangkaian satelit penginderaan jauh baru yang diklasifikasikan. Media pemerintah China menyatakan bahwa pesawat ruang angkasa itu akan digunakan untuk eksperimen sains, sensus sumber daya tanah nasional, estimasi hasil panen, dan pencegahan bencana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!