Deretan Ilmuwan Penemu Teori Fenomena Alam
Selasa, 16 Agustus 2022 - 13:21 WIB
Von Humboldt mempunyai peran besar dalam ilmu klimatologi dengan mengembangkan ilmu meteorologi dan membuat peta cuaca. Sebagai seorang naturalis, Humboldt menyadari adanya hubungan antara alam dan makhluk di sekitarnya.
Maka dari itu, dia juga menjadi orang pertama yang menyadari dan menjelaskan manusia tetang perubahan iklim serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, berdasarkan studinya di Pegunungan Andes, Humboldt juga menggambarkan dan menjelaskan mengenai hubungan dari letusan gunung berapi dan pembentukan kerak bumi.
5. Al-Battani
Abu Abdullah Muhammad ibn Jabir ibn Sinan al-Raqqi al-Harrani al-Sabi al-Battani atau Al-Battani merupakan astronom dan ilmuwan Muslim di abad pertengahan.
Banyak penemuannya yang berpengaruh untuk ilmu pengetahuan modern, salah satunya yang paling populer adalah teorinya yang menyebutkan satu tahun terdapat 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik (sumber lain menyebut 365,24 hari).
Terinspirasi dari karya Ptolemus, The Almagest, Al-Battani mengembangkan dan memperbaiki teori-teori dalam buku tersebut menjadi lebih tepat dan akurat. Tidak hanya itu, Al-Battani juga telah memecahkan misteri lain di bidang astronomi. Dia telah mengamati berbagai benda-benda langit melalui teropong buatannya yang dikenal sebagai teropong Al-Battani.
Sebagai seorang matematikawan, Al-Battani membuat perhitungan mengenai gerhana matahari dengan akurat. Dia juga mampu menghitung jarak antara matahari ke bumi dan memperkirakan kapan munculnya bulan baru. Penemuan-penemuannya itu memiliki andil besar dalam pembuatan kalender modern dan penentuan perubahan musim.
Maka dari itu, dia juga menjadi orang pertama yang menyadari dan menjelaskan manusia tetang perubahan iklim serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, berdasarkan studinya di Pegunungan Andes, Humboldt juga menggambarkan dan menjelaskan mengenai hubungan dari letusan gunung berapi dan pembentukan kerak bumi.
5. Al-Battani
Abu Abdullah Muhammad ibn Jabir ibn Sinan al-Raqqi al-Harrani al-Sabi al-Battani atau Al-Battani merupakan astronom dan ilmuwan Muslim di abad pertengahan.
Banyak penemuannya yang berpengaruh untuk ilmu pengetahuan modern, salah satunya yang paling populer adalah teorinya yang menyebutkan satu tahun terdapat 365 hari, 5 jam, 46 menit dan 24 detik (sumber lain menyebut 365,24 hari).
Terinspirasi dari karya Ptolemus, The Almagest, Al-Battani mengembangkan dan memperbaiki teori-teori dalam buku tersebut menjadi lebih tepat dan akurat. Tidak hanya itu, Al-Battani juga telah memecahkan misteri lain di bidang astronomi. Dia telah mengamati berbagai benda-benda langit melalui teropong buatannya yang dikenal sebagai teropong Al-Battani.
Sebagai seorang matematikawan, Al-Battani membuat perhitungan mengenai gerhana matahari dengan akurat. Dia juga mampu menghitung jarak antara matahari ke bumi dan memperkirakan kapan munculnya bulan baru. Penemuan-penemuannya itu memiliki andil besar dalam pembuatan kalender modern dan penentuan perubahan musim.
(wbs)
Lihat Juga :