AS Bikin 14 Satelit Pelacak Peluru Kendali Seharga Rp8 Triliun, Antisipasi Rudal Hipersonik Rusia dan China

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 12:41 WIB
Amerika Serikat (AS) mengembangkan sistem peringatan rudal dengan membuat 14 satelit pelacak peluru kendali yang akan ditempatkan di orbit rendah Bumi. Foto/Space.com/L3Harris
COLORADO - Amerika Serikat (AS) mengembangkan sistem peringatan rudal dengan membuat 14 satelit pelacak peluru kendali yang akan ditempatkan di orbit rendah Bumi. Untuk membangun infrastruktur tersebut Badan Pengembangan Antariksa (Space Development Agency's/SDA) mendapat tambahan anggaran Rp8 triliun (USD550 juta).

Pembuatan 14 satelit pelacak rudal dipercayakan kepada Maxar Technologies untuk memberikan indikasi global terbatas, peringatan, dan pelacakan ancaman rudal konvensional dan canggih, termasuk sistem rudal hipersonik. Senjata hipersonik yang mampu bergerak dengan kecepatan Mach 5 atau lebih, adalah fokus militer Amerika Serikat serta beberapa negara adidaya.



RUU pengeluaran kongres mengalokasikan tambahan USD550 juta pada tahun fiskal 2022 untuk mempercepat pengembangan Tranche 1, set satelit kedua. Alokasi tersebut terjadi karena SDA telah membunyikan alarm tanda waspada terhadap pengembangan kendaraan hipersonik Rusia dan China.

Baca juga; 4 Negara Asia yang Memiliki Rudal Hipersonik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!