Awalnya Anggap Media Sosial Adalah Lelucon, Seniman Grafiti Ini Malah Jadi Kaya dari Facebook

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 05:58 WIB
Ketenaran dan kekayaan Choe datang pada tahun 2005, ketika karyanya menarik perhatian Sean Parker, mantan Napster, yang saat itu menjadi presiden situs media sosial monolitik Facebook. Parker meminta Choe untuk melukis beberapa mural eksplisit secara seksual di kantor Facebook Silicon Valley yang asli.

Choe mengklaim bahwa dia membenci media sosial dan versi awalnya, seperti MySpace dan Friendster. Dia menyebut Facebook sebagai usaha yang “konyol dan tidak berguna”, namun dari Facebook melalui Parker dia ditawari USD60.000 untuk melukis mural interior kantor.

“Harga saya semakin tinggi dan tinggi, dan saya seperti, 'Ya, maksud saya, jika Anda ingin saya mengecat seluruh bangunan, itu akan menjadi 60, Anda tahu, (itu berarti) 60 ribu,” kata Choe dikutip SINDOnews dari laman Faroutmagazine, Sabtu (6/8/2022).

Baca juga; Berkat Grup Jual Beli Facebook, Buron Kasus Pencurian Ditangkap

Setelah menyelesaikan mural, Parker menawarkan Choe pembayaran USD60.000 (sekitar Rp897 juta) secara tunai atau ditukar dengan saham Facebook. Tentu saja, pada saat itu tidak ada yang tahu apakah sebagai perusahaan Facebook akan berhasil atau tidak, tetapi Parker menyarankan agar Choe mengambil saham, dan dia mengikuti saran itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!