Ilmuwan Temukan 88 Jejak Kaki Hantu Berusia Ribuan Tahun
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 20:31 WIB
Perlu diketahui, teknik GPR bekerja dengan menembakkan gelombang radio ke tanah yang memantul dari benda-benda yang tersembunyi di bawah permukaan.
Jejak hantu ditinggalkan oleh kaki manusia telanjang setidaknya 10.000 tahun yang lalu ketika daerah itu masih merupakan lahan basah yang luas.
Namun, para peneliti menduga bahwa jejak tersebut dapat berasal dari 12.000 tahun yang lalu selama bentangan terakhir zaman es terakhir selama zaman Pleistosen, sekira 2,6 juta hingga 11.700 tahun yang lalu.
Survei arkeologi di situs seluas 2.023 hektar ini menggunakan peralatan non-invasif seperti magnetometer dan radar penembus tanah
Para arkeolog berencana untuk mempelajari, melestarikan, dan melindungi cetakan dari angin dan erosi yang berisiko menghancurkannya.
“Kami telah mengumpulkan bahan cetak untuk melihat apakah kami dapat menemukan bahan organik untuk penanggalan radiokarbon. Kami ingin merinci lebih lanjut cetakan untuk mendapatkan informasi tentang individu kelompok dan bagaimana mereka menggunakan area tersebut,'' jelas Duke.
Jejak hantu ditinggalkan oleh kaki manusia telanjang setidaknya 10.000 tahun yang lalu ketika daerah itu masih merupakan lahan basah yang luas.
Namun, para peneliti menduga bahwa jejak tersebut dapat berasal dari 12.000 tahun yang lalu selama bentangan terakhir zaman es terakhir selama zaman Pleistosen, sekira 2,6 juta hingga 11.700 tahun yang lalu.
Survei arkeologi di situs seluas 2.023 hektar ini menggunakan peralatan non-invasif seperti magnetometer dan radar penembus tanah
Para arkeolog berencana untuk mempelajari, melestarikan, dan melindungi cetakan dari angin dan erosi yang berisiko menghancurkannya.
“Kami telah mengumpulkan bahan cetak untuk melihat apakah kami dapat menemukan bahan organik untuk penanggalan radiokarbon. Kami ingin merinci lebih lanjut cetakan untuk mendapatkan informasi tentang individu kelompok dan bagaimana mereka menggunakan area tersebut,'' jelas Duke.
Lihat Juga :