Ini Spesifikasi Sistem Pertahanan Udara Rudal S-500 Rusia, Mampu Netralkan Semua Senjata AS
Senin, 25 Juli 2022 - 21:04 WIB
Pertahanan udara jarak jauh dan sistem rudal anti-balistik S-500 Prometey (Prometheus) mulai dikembangkan Rusia pada tahun 2002. Foto/Military Today
MOSKOW - Pertahanan udara jarak jauh dan sistem rudal anti-balistik S-500 Prometey (Prometheus) mulai dikembangkan Rusia pada tahun 2002. Sistem S-500 dikembangkan oleh perusahaan Almaz-Antey yang dikenal sebagai Triumfator-M dan pertama kali ditampilkan pada tahun 2021.
Sistem S-500 pertama dikerahkan di sekitar Moskow, untuk melindungi Ibu Kota Rusia dan daerah sekitarnya dari serangan rudal balistik. Pada tahun 2022 diumumkan bahwa produksi massal sistem S-500 dimulai, dan Rusia berencana untuk menurunkan sepuluh Batalion Rudal S-500 dalam beberapa tahun ke depan.
Dikutip SINDOnews dari laman military-today, Senin (25/7/2022), S-500 bukanlah upgrade dari S-400, melainkan desain baru. S-500 menggunakan banyak teknologi baru dan lebih unggul dari S-400 dan dirancang untuk mencegat rudal balistik.
Baca juga; Putin Umumkan Penyebaran Sistem Rudal S-500 di Tengah Kecamuk Perang Ukraina
Sistem S-500 pertama dikerahkan di sekitar Moskow, untuk melindungi Ibu Kota Rusia dan daerah sekitarnya dari serangan rudal balistik. Pada tahun 2022 diumumkan bahwa produksi massal sistem S-500 dimulai, dan Rusia berencana untuk menurunkan sepuluh Batalion Rudal S-500 dalam beberapa tahun ke depan.
Dikutip SINDOnews dari laman military-today, Senin (25/7/2022), S-500 bukanlah upgrade dari S-400, melainkan desain baru. S-500 menggunakan banyak teknologi baru dan lebih unggul dari S-400 dan dirancang untuk mencegat rudal balistik.
Baca juga; Putin Umumkan Penyebaran Sistem Rudal S-500 di Tengah Kecamuk Perang Ukraina
Lihat Juga :