Badai Matahari dari Ngarai Api Bakal Hantam Bumi, Ilmuwan Sulit Prediksi Dampaknya
Kamis, 21 Juli 2022 - 20:32 WIB
Baca juga; Badai Matahari Terjang Bumi, Frekuensi Radio di Rusia Lumpuh
Untungnya, badai matahari kali ini datang dari filamen lemah. Diklasifikasikan sebagai badai matahari G1, badai ini berpotensi menyebabkan fluktuasi jaringan listrik dan memengaruhi beberapa fungsi satelit. Termasuk untuk perangkat seluler dan sistem GPS, tetapi tidak secara dramatis. Badai matahari ini juga akan menimbulkan aurora ke selatan sejauh Michigan dan Maine, AS.
Badai ini datang saat matahari naik ke fase paling aktif dari siklus matahari sekitar 11 tahun. Ini adalah badai matahari kedua yang menghantam Bumi dalam 24 jam.
Untungnya, badai matahari kali ini datang dari filamen lemah. Diklasifikasikan sebagai badai matahari G1, badai ini berpotensi menyebabkan fluktuasi jaringan listrik dan memengaruhi beberapa fungsi satelit. Termasuk untuk perangkat seluler dan sistem GPS, tetapi tidak secara dramatis. Badai matahari ini juga akan menimbulkan aurora ke selatan sejauh Michigan dan Maine, AS.
Badai ini datang saat matahari naik ke fase paling aktif dari siklus matahari sekitar 11 tahun. Ini adalah badai matahari kedua yang menghantam Bumi dalam 24 jam.
(wib)
Lihat Juga :