Rusia Kembangkan Rudal Anti-Kapal Zmeyevik, Padukan Kemampuan Balistik dan Hipersonik

Kamis, 14 Juli 2022 - 23:19 WIB
Salah satu sumber yang sama menggambarkan Zmeyevik mirip dengan ASBM DF-21D dan DF-26B China dan akan memiliki jangkauan sekitar 2.500 mil atau lebih dari 4.000 Km. Rincian status pengembangan Zmeyevik saat ini tidak diberikan, meskipun TASS mengatakan telah mendekati perusahaan NPO Mashinostroeniya untuk meminta komentar.



Perusahaan tidak menanggapi tetapi perlu dicatat bahwa mereka juga memproduksi rudal anti-kapal hipersonik Zirkon untuk kapal perang permukaan dan kapal selam. Ada juga Avangard HGV yang dapat dibawa oleh rudal balistik antarbenua (ICBM), dan sistem pertahanan pantai Bastion yang dipersenjatai dengan rudal balistik antarbenua, rudal supersonik Onyx.

“Sepertinya proyek ini memang sedang dalam pengembangan untuk sementara waktu, meskipun tidak ada tes yang disebutkan atau diamati, yang tentu saja itu tidak berarti bahwa tes prototipe tidak mungkin terjadi. Membuat rudal anti-kapal cepat cukup tradisional untuk Soviet dan Rusia, dan rudal balistik adalah pilihan yang baik,” kata Dmitry Stefanovich, seorang Peneliti di Pusat Keamanan Internasional, IMEMO RAS dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, Kamis (14/7/2022).

Baca juga; 12 Rudal Anti-Pesawat S-300 Ditembakan ke Target Darat Ukraina, Rusia Kehabisan Senjata Balistik?
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!