Batalkan Pembelian Twitter, Elon Musk Diancam Dibawa ke Pengadilan dan Harus Bayar USD1 Miliar

Sabtu, 09 Juli 2022 - 08:54 WIB
Berdasarkan ketentuan perjanjian, Elon Musk harus membayar kepada Twitter biaya pembatalan pembelian sebesar USD1 miliar. Inilah sebabnya mengapa CEO Tesla menyalahkan keputusannya untuk mundur dari kesepakatan atas dugaan "representasi palsu dan menyesatkan" yang dia tuduh dibuat oleh Twitter.

“Adanya biaya (pembatalan) perpisahan adalah hal yang biasa diterapkan dalam kesepakatan miliaran dolar. Anda harus memenuhinya, kecuali ada semacam pelanggaran materi atau semacam alasan yang dapat dibuktikan di pengadilan bahwa Twitter, misalnya, tidak berhasil memenuhi persyaratan dalam kesepakatan,” kata Profesor hukum Universitas Richmond Carl Tobias.

Namun, Richmond Carl Tobias menyatakan masih ada kemungkinan kesepakatan itu dapat dinegosiasikan ulang dengan harga yang lebih rendah yang lebih menguntungkan bagi Musk. Untuk membantu membiayai tawaran pertama, miliarder itu harus meminjam dana dari beberapa kepemilikannya di Tesla.

Baca juga; Elon Musk Tuduh Twitter Merusak Demokrasi dan Kebebasan Berbicara

Selama jam perdagangan reguler pada hari Jumat 8 Juli 2022, saham Twitter turun USD1,98 atau 5,1% menjadi USD36,81. Dalam perdagangan setelah jam kerja, saham Twitter turun lagi USD1,97 atau 5,35% untuk menutup perdagangan minggu ini di USD34,84. Harga tertinggi saham Twitter dalam 52-minggu terakhir adalah USD73,34 dan harta terendah di USD31,30.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!