Sudah Lama Punah, Peneliti Temukan Kembali Pohon Ek

Jum'at, 08 Juli 2022 - 21:29 WIB
“Ini penting, penelitian kolaboratif yang diperlukan untuk konservasi Q. tardifolia. Masih banyak yang harus dipelajari tentang pohon ek ini,” kata Carolyn Whiting, ahli botani di Taman Nasional Big Bend.

Untuk diketahui, pohon ek sendiri memiliki karakteristik cenderung hibridisasi, atau kawin silang, yang memungkinkan mereka untuk beradaptasi lebih cepat dengan perubahan kondisi iklim seperti panas yang ekstrim dan penyakit baru.

Pohon ek berbeda dari spesies pohon lainnya karena bijinya tidak dapat disimpan secara tradisional untuk tujuan konservasi. Mereka harus dilestarikan di alam liar, itulah sebabnya keterlibatan kebun raya sangat penting.

Melestarikan pohon ek sangat penting untuk ekosistem. Pohon ek berfungsi sebagai jangkar ekologis yang membersihkan udara, menyaring air, menyerap karbon dioksida, dan mendukung keberlangsungan jamur, serangga, burung, dan mamalia.

Ketika pohon ek hilang, maka akan sangat mudah menebak apa saja yang juga akan hilang secara permanen di belakangnya. Untuk itu diperlukan inisiatif kolaboratif, keterlibatan kebun raya dan berbagai ahli ilmiah untuk mengamankan masa depan pohon ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!