Pornhub Diduga Melakukan PHK 70 Persen Karyawan
Minggu, 26 Juni 2022 - 14:02 WIB
Situs Pornhub terus diguncang berita tidak sedap, usai mundurnya CEO Feras Antoon dan COO David Tassillo. Foto: ist
MONTREAL - Situs pornografi terbesar di dunia Pornhub terus mendapatkan kabar tidak sedap. Perusahaan yang dioperasikan oleh MindGeek tersebut dikabarkan telah merumahkan ribuan karyawan mereka. Kepada Variety, seorang karyawan MindGeek mengatakan bahwa ada ribuan karyawan yang dirumahkan. Namun, ia tidak memberikan angka pasti.
PHK di Pornhub ini datang tak lama setelah kedua bos perusahaan, CEO Feras Antoon dan COO David Tassillo mengundurkan diri. Meski, keduanya tetap menjadi pemegang saham di MindGeek. Saat ini, Pornhub mengaku sedang mencari pengganti kedua pejabat C-level tersebut.
Mundurnya Antoon dan Tassillo disebut-sebut karena laporan majalah New Yorker. Majalah tersebut membuat investigasi terkait video pornografi di bawah umur yang lolos dari moderasi pihak Pornhub. Banyak juga laporan dari perempuan yang mengatakan bahwa video nonkonsensual mereka diunggah di Pornhub.
Pornhub memang sudah menghapus banyak video. Tapi, banyak pula video yang dihapus itu diunggah ulang oleh akun yang berbeda.
Saat ini MindGeek berencana untuk merumahkan sejumlah karyawan. Sebabnya, karena pendapatan perusahaan yang terus menurun dalam 18 bulan terakhir. Lolosnya video-video pornografi di bawah umur juga bisa jadi salah satu penyebabnya.
PHK di Pornhub ini datang tak lama setelah kedua bos perusahaan, CEO Feras Antoon dan COO David Tassillo mengundurkan diri. Meski, keduanya tetap menjadi pemegang saham di MindGeek. Saat ini, Pornhub mengaku sedang mencari pengganti kedua pejabat C-level tersebut.
Mundurnya Antoon dan Tassillo disebut-sebut karena laporan majalah New Yorker. Majalah tersebut membuat investigasi terkait video pornografi di bawah umur yang lolos dari moderasi pihak Pornhub. Banyak juga laporan dari perempuan yang mengatakan bahwa video nonkonsensual mereka diunggah di Pornhub.
Pornhub memang sudah menghapus banyak video. Tapi, banyak pula video yang dihapus itu diunggah ulang oleh akun yang berbeda.
Saat ini MindGeek berencana untuk merumahkan sejumlah karyawan. Sebabnya, karena pendapatan perusahaan yang terus menurun dalam 18 bulan terakhir. Lolosnya video-video pornografi di bawah umur juga bisa jadi salah satu penyebabnya.