Dalam 24 Jam Bintik Raksasa Matahari Ukurannya Jadi 31.900 Km, Posisi Mengarah ke Bumi
Kamis, 23 Juni 2022 - 22:12 WIB
Bintik matahari adalah bercak gelap di permukaan matahari dengan medan magnet yang kuat. Bintik matahari terbentuk oleh aliran muatan listrik dari plasma matahari, sebelum tiba-tiba putus.
Pelepasan energi yang dihasilkan meluncurkan semburan radiasi yang disebut solar flare dan menghasilkan pancaran bahan surya yang disebut coronal mass ejections (CMEs). “ "AR3038 memiliki medan magnet 'beta-gamma' yang tidak stabil dan menyimpan energi untuk semburan matahari kelas-M, dan langsung menghadap Bumi,” tambah Spaceweather.
Jika bintik matahari yang menghadap Bumi terbentuk di dekat khatulistiwa matahari (tempat AR3038 berada), biasanya dibutuhkan waktu kurang dari dua minggu untuk melintasi matahari sehingga tidak lagi menghadap Bumi. Saat ini, AR3038 terletak sedikit di utara khatulistiwa matahari dan lebih dari setengahnya, sehingga Bumi akan tetap berada di garis bidiknya selama beberapa hari lagi.
Baca juga; Badai Matahari Mengancam Bumi, Waspadai Gangguan Komunikasi dan Sinyal
Meskipun pertumbuhannya sangat cepat, bintik matahari raksasa tidak seseram yang terlihat. Suar yang kemungkinan besar akan dihasilkannya adalah suar matahari kelas M, yang secara umum menyebabkan pemadaman radio singkat yang memengaruhi wilayah kutub Bumi, di samping badai radiasi kecil.
Pelepasan energi yang dihasilkan meluncurkan semburan radiasi yang disebut solar flare dan menghasilkan pancaran bahan surya yang disebut coronal mass ejections (CMEs). “ "AR3038 memiliki medan magnet 'beta-gamma' yang tidak stabil dan menyimpan energi untuk semburan matahari kelas-M, dan langsung menghadap Bumi,” tambah Spaceweather.
Jika bintik matahari yang menghadap Bumi terbentuk di dekat khatulistiwa matahari (tempat AR3038 berada), biasanya dibutuhkan waktu kurang dari dua minggu untuk melintasi matahari sehingga tidak lagi menghadap Bumi. Saat ini, AR3038 terletak sedikit di utara khatulistiwa matahari dan lebih dari setengahnya, sehingga Bumi akan tetap berada di garis bidiknya selama beberapa hari lagi.
Baca juga; Badai Matahari Mengancam Bumi, Waspadai Gangguan Komunikasi dan Sinyal
Meskipun pertumbuhannya sangat cepat, bintik matahari raksasa tidak seseram yang terlihat. Suar yang kemungkinan besar akan dihasilkannya adalah suar matahari kelas M, yang secara umum menyebabkan pemadaman radio singkat yang memengaruhi wilayah kutub Bumi, di samping badai radiasi kecil.
Lihat Juga :