NASA dan ESA Tertinggal, China Targetkan Lebih Cepat Bawa Sampel Mars ke Bumi
Rabu, 22 Juni 2022 - 18:51 WIB
China sudah memiliki pengalaman dalam mengirimkan sampel dari bulan ke Bumi dengan misi Chang'e 5. China berhasil mendaratkan misi Chang'e 5 di bulan pada Desember 2020 dan tak lama setelah itu mengirimkan sampel bulan pertama ke Bumi. Ini merupakan yang pertama sejak misi Luna 24 Uni Soviet melakukannya pada tahun 1976.
China juga sudah memiliki pengalaman melakukan penjelahajan Mars yang cukup besar berkat misi Tianwen 1 yang diluncurkan pada Juli 2020 dan tiba di Planet Merah pada Februari 2021. Tianwen 1 terdiri dari pengorbit serta pendarat dan penjelajah, yang disebut Zhurong; duo terakhir ini mendarat pada Mei 2021.
Pengorbit Tianwen 1 dan Zhurong keduanya masih kuat. Penjelajah memasuki masa hibernasi yang direncanakan pada bulan Mei tahun ini untuk mencoba bertahan lebih lama dari musim dingin di Planet Merah yang sangat dingin.
Baca juga; Pesawat Tianwen-1 China Merilis Gambar Pertama Planet Mars
“Upaya China akan lebih efisien, dengan tanah dan batu dikumpulkan dari satu area kecil melalui pengambilan sampel permukaan, pengeboran, dan pengambilan sampel cerdas bergerak, yang berpotensi menggunakan robot berkaki empat,” tulis SpaceNews.
China juga sudah memiliki pengalaman melakukan penjelahajan Mars yang cukup besar berkat misi Tianwen 1 yang diluncurkan pada Juli 2020 dan tiba di Planet Merah pada Februari 2021. Tianwen 1 terdiri dari pengorbit serta pendarat dan penjelajah, yang disebut Zhurong; duo terakhir ini mendarat pada Mei 2021.
Pengorbit Tianwen 1 dan Zhurong keduanya masih kuat. Penjelajah memasuki masa hibernasi yang direncanakan pada bulan Mei tahun ini untuk mencoba bertahan lebih lama dari musim dingin di Planet Merah yang sangat dingin.
Baca juga; Pesawat Tianwen-1 China Merilis Gambar Pertama Planet Mars
“Upaya China akan lebih efisien, dengan tanah dan batu dikumpulkan dari satu area kecil melalui pengambilan sampel permukaan, pengeboran, dan pengambilan sampel cerdas bergerak, yang berpotensi menggunakan robot berkaki empat,” tulis SpaceNews.
Lihat Juga :