Misteri Terkuak! Kerajaan Yahudi di Timur Tengah Runtuh karena Kekeringan Ekstrem

Jum'at, 17 Juni 2022 - 15:06 WIB
Melalui peluruhan radioaktif uranium dan analisis isotop para peneliti University of Basel menganalisa rendahnya tingkat hujan yang terjadi di periode Himyar berkuasa. Bahkan ada kekeringan yang ekstrem melanda terjadi di wilayah Himyar.

"Air adalah sumber yang sangat penting. Kekeringan yang sangat ekstrem sangat mampu membuat sebuah kerajaan padang pasir menjadi tidak stabil," jelas Profesor Dominik Fleitmann.

Dia melanjutkan fakta bahwa perubahan iklim dapat menyebabkan negara menjadi tidak stabil, kerap diabaikan para sejarawan. Padahal kondisi itu kerap mengubah jalannya sejarah “Penduduk mengalami kesulitan besar akibat kelaparan dan perang," tegasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!