China Ngaku Sudah Melihat Tanda-tanda Peradaban Alien
Rabu, 15 Juni 2022 - 20:37 WIB
Namun, laporan asli fokus pada temuan dari Sky Eye, teleskop radio terbesar di dunia, yang memulai pencarian kehidupan alien pada September 2020. Seperti yang dibuktikan oleh laporan itu, ada sinyal mencurigakan yang terdeteksi pada tahun 2020, serta satu lagi pada tahun 2022, yang ditemukan ketika data dari target planet ekstrasurya sedang diselidiki.
Penyebab dan arti sebenarnya dari sinyal tersebut belum diungkapkan ke publik. Namun, seperti yang dilaporkan Zhang, Mata Langit (Sky Eye) sangat penting dalam pencarian kehidupan asing di alam semesta.
Itu semua bisa menjadi semacam gangguan radio, pikiran, tapi kami lebih menyukai gagasan tentang menunjukkan kehidupan asing. Apalagi belum lama Kepala Badan Antariksa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, mengumumkan bahwa mereka akan melakukan studi terhadap laporan UFO berdasarkan laporan yang diberikan oleh pilot.
Baca juga; Soal UFO, Ini Kata Kepala Ruang Angkasa Rusia
Kepada saluran berita Rossiya-24, Rogozin mengatakan bahwa sebagian besar laporan kemudian dijelaskan sebagai "fenomena atmosfer dan fisik lainnya". Namun, dia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa "kita mungkin menjadi subjek untuk beberapa pengamatan eksternal”.
Penyebab dan arti sebenarnya dari sinyal tersebut belum diungkapkan ke publik. Namun, seperti yang dilaporkan Zhang, Mata Langit (Sky Eye) sangat penting dalam pencarian kehidupan asing di alam semesta.
Itu semua bisa menjadi semacam gangguan radio, pikiran, tapi kami lebih menyukai gagasan tentang menunjukkan kehidupan asing. Apalagi belum lama Kepala Badan Antariksa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin, mengumumkan bahwa mereka akan melakukan studi terhadap laporan UFO berdasarkan laporan yang diberikan oleh pilot.
Baca juga; Soal UFO, Ini Kata Kepala Ruang Angkasa Rusia
Kepada saluran berita Rossiya-24, Rogozin mengatakan bahwa sebagian besar laporan kemudian dijelaskan sebagai "fenomena atmosfer dan fisik lainnya". Namun, dia tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa "kita mungkin menjadi subjek untuk beberapa pengamatan eksternal”.
(wib)
Lihat Juga :