Ilmuwan Temukan Kota Kuno Canggih yang Tak Masuk Akal di Amazon
Selasa, 31 Mei 2022 - 16:35 WIB
Kota-kota, ini sendiri diprediksi dibangun oleh Suku Casarabe antara tahun 500 dan 1400 M, dan suku ini sendiri telah hilang selama berabad-abad tahun lalu.
“Kami telah lama menduga bahwa masyarakat pra-Columbus yang paling kompleks di seluruh lembah berkembang di bagian Amazon Bolivia ini, tetapi buktinya tersembunyi di bawah pepohonan yang sulit untuk dilihat secara langsung,'' tutur Jose seperti dilansir Daily Star Selasa (31/5/2022).
“Kami menemukan kota canggih menggunakan, teknologi Lidar terungkap di kota itu terdapat teras, jalan lintas lurus, pos pemeriksaan, dan reservoir air. Ada struktur monumental yang hanya berjarak satu mil yang dihubungkan oleh kanal sepanjang 600 mil yang menghubungkan situs, waduk, dan danau,'' tambahnya.
Sementara itu, rekan penulis Profesor Iriarte, Dr Mark Robinson, yang juga berbasis di University of Exeter menambahkan: “Kota- kota kuno ini adalah pusat utama dari jaringan pemukiman regional yang dihubungkan oleh jalan lintas yang masih terlihat dan lurus yang memancar dari situs-situs ini ke lanskap selama beberapa kilometer," tandasnya.
“Kami telah lama menduga bahwa masyarakat pra-Columbus yang paling kompleks di seluruh lembah berkembang di bagian Amazon Bolivia ini, tetapi buktinya tersembunyi di bawah pepohonan yang sulit untuk dilihat secara langsung,'' tutur Jose seperti dilansir Daily Star Selasa (31/5/2022).
“Kami menemukan kota canggih menggunakan, teknologi Lidar terungkap di kota itu terdapat teras, jalan lintas lurus, pos pemeriksaan, dan reservoir air. Ada struktur monumental yang hanya berjarak satu mil yang dihubungkan oleh kanal sepanjang 600 mil yang menghubungkan situs, waduk, dan danau,'' tambahnya.
Sementara itu, rekan penulis Profesor Iriarte, Dr Mark Robinson, yang juga berbasis di University of Exeter menambahkan: “Kota- kota kuno ini adalah pusat utama dari jaringan pemukiman regional yang dihubungkan oleh jalan lintas yang masih terlihat dan lurus yang memancar dari situs-situs ini ke lanskap selama beberapa kilometer," tandasnya.
(wbs)
Lihat Juga :