Aktivitas Matahari Meningkat, Pancarkan Suar Ganda Secara Beruntun
Selasa, 26 April 2022 - 18:56 WIB
Gaya magnet ini menghalangi aliran gas panas dari bagian dalam matahari, membuat bintik matahari jauh lebih dingin daripada lingkungan sekitarnya. Suar matahari terjadi ketika garis-garis medan magnet di dekat bintik matahari mengatur ulang secara eksplosif.
“Terkadang, erupsi radiasi ini juga memicu coronal mass ejections (CMEs), yang merupakan ledakan plasma matahari,” katanya kepada Live Science yang dikutip SINDOnews, Selasa (26/4/2022).
Sudah beberapa minggu ini aktivitas matahari meningkat, beberapa bintik matahari aktif mengirimkan suar. Aktivitas matahari terjadi dalam siklus 11 tahun reguler, yang telah tercatat sejak 1775.
Baca juga; Dihantam Badai Matahari, 40 Satelit Starlink SpaceX Berguguran Jatuh ke Bumi
Matahari saat ini berada dalam Siklus Matahari 25 dan sedang dalam periode peningkatan aktivitasnya. Siklus Matahari 25 diperkirakan akan mencapai puncaknya pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025. Ini artinya frekuensi bintik matahari, jilatan api matahari, dan CME diperkirakan akan meningkat.
“Terkadang, erupsi radiasi ini juga memicu coronal mass ejections (CMEs), yang merupakan ledakan plasma matahari,” katanya kepada Live Science yang dikutip SINDOnews, Selasa (26/4/2022).
Sudah beberapa minggu ini aktivitas matahari meningkat, beberapa bintik matahari aktif mengirimkan suar. Aktivitas matahari terjadi dalam siklus 11 tahun reguler, yang telah tercatat sejak 1775.
Baca juga; Dihantam Badai Matahari, 40 Satelit Starlink SpaceX Berguguran Jatuh ke Bumi
Matahari saat ini berada dalam Siklus Matahari 25 dan sedang dalam periode peningkatan aktivitasnya. Siklus Matahari 25 diperkirakan akan mencapai puncaknya pada akhir tahun 2024 atau awal tahun 2025. Ini artinya frekuensi bintik matahari, jilatan api matahari, dan CME diperkirakan akan meningkat.
Lihat Juga :